Ada dua alasan mengapa Anda dilarang makan atau puasa sebelum operasi. Pertama, jika operasi Anda terkait dengan sistem pencernaan, memiliki makanan dalam sistem pencernaan bisa menyulitkan operasi dan menyebabkan infeksi atau operasi bisa dibatalkan.
Kedua, jika Anda memiliki makanan atau cairan di perut Anda selama operasi berlangsung, Anda bisa muntah saat berada dalam pengaruh anestesi atau obat bius. Kombinasi anestesi yang dapat melumpuhkan tubuh dan intubasi memungkinkan Anda untuk menghirup muntahan ke paru-paru Anda.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Kondisi tersebut dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia dan kesulitan bernapas yang dapat membahayakan proses pemulihan Anda.
Sebelum melakukan operasi dan masuk pada waktu Anda harus puasa, sebaiknya makan makanan yang ringan seperti sup atau salad. Makan yang terlalu berat membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna dan menghilangkan efek pantangan dari makanan dan minuman sebelum operasi.
Apabila dokter bedah meminta Anda untuk minum obat rutin di pagi hari Anda operasi, usahakan untuk minum dengan sedikit air saja. Ingat, jangan minum obat jika dokter Anda tidak memintanya.
Setelah usai menjalani operasi, cobalah perbanyak makanan kaya protein tanpa lemak selama beberapa hari atau minggu setelah operasi. Makanan yang mengandung protein tinggi seperti daging ayam, seafood, tahu, kacang-kacangan dan produk susu rendah lemak. Protein merupakan bagian penting dari penyembuhan setelah operasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ELG)
