Julie Hertzog, direktur PACER's National Bullying Prevention Center menyarankan para orangtua memberikan pemahaman mengenai cyberbullying begitu anak mereka mulai menggunakan jenis teknologi online. (Foto:  Youssef Sarhan/Unsplash.com)
Julie Hertzog, direktur PACER's National Bullying Prevention Center menyarankan para orangtua memberikan pemahaman mengenai cyberbullying begitu anak mereka mulai menggunakan jenis teknologi online. (Foto: Youssef Sarhan/Unsplash.com)

Cara Melindungi Anak Anda dari Cyberbullying

Rona keluarga psikologi anak
Raka Lestari • 29 Januari 2018 15:58
Jakarta: Meskipun perilaku bullying sudah ada sejak lama, seiring dengan perkembangan teknologi ada juga istilah cyberbullying dan umumnya dialami oleh anak-anak. Hal ini membuat orangtua harus lebih proaktif untuk mencegah anak-anaknya mengalami cyberbullying.
 
Julie Hertzog, direktur PACER's National Bullying Prevention Center mencatat bahwa masalah ini bukan hanya sekedar masalah penggunaan media sosial saja.
 
"Cyberbullying dapat terjadi ketika anak-anak sudah mulai memiliki akses terhadap komputer, perangkat tablet, atau handphone, yang seringkali sudah jauh lebih dulu dikenal bahkan sebelum mereka mengenal media sosial," kata Hertzog.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyarankan para orangtua memberikan pemahaman mengenai cyberbullying begitu anak mereka mulai menggunakan jenis teknologi online atau sosial apa pun, seperti game dan SMS, dan memberikan tip berikut untuk melindungi anak Anda dari cyberbullying.
 
(Baca juga: Peran Orang Tua Bantu Anak Atasi Cyber Bullying)
 
Cara Melindungi Anak Anda dari Cyberbullying
(Julie Hertzog, direktur PACER's National Bullying Prevention Center menyarankan para orangtua memberikan pemahaman mengenai cyberbullying begitu anak mereka mulai menggunakan jenis teknologi online. Foto: Chistopher Gower/Unsplash.com)
 
1. Dukunglah keinginan dan kebutuhan anak Anda
"Sulit bagi anak-anak untuk berbicara tentang cyberbullying karena mereka mungkin merasa malu, atau khawatir akan bertambah buruk jika mereka membicarakannya, atau menganggap mereka salah," ujar Hertzog.
 
Cobalah untuk meyakinkan anak Anda bahwa Anda memahami teknologi adalah bagian penting dari kehidupan mereka, namun keamanan online mereka adalah yang terpenting. Juga, biarkan anak Anda tahu bahwa mereka tidak pantas diintimidasi, dan Anda akan membantu mengakhirinya sebisa mungkin.
 
2. Buat aturan untuk melindungi anak Anda
Buatlah aturan atau batasan-batasan untuk mengakses dunia maya bagi anak Anda. Beberapa peraturan harus memperhatikan mengenai apa yang boleh dibagikan dan apa yang tidak boleh dibagikan secara online oleh anak Anda.
 
3. Cobalah untuk tetap terlibat pada dunia online anak Anda
Anda tetap harus mengikuti dan sering memeriksa apa yang anak Anda lakukan ketika sedang online. "Penting untuk terus mendorong anak Anda untuk berbicara dengan Anda tentang perilaku yang tidak pantas yang mereka alami atau saksikan pada dirinya atau orang lain," ujar Hertzog.
 
4. Kenali bagaimana kebijakan mengenai bullying di sekolah anak Anda
Tanyakan mengenai kebijakan mengenai pencegahan bullying dan siapa orang yang tepat untuk membicarakan mengenai cyberbullying jika itu terjadi pada anak Anda.
 

 

 



 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif