"Tak ada patokan kapan, tentunya semakin banyak belaian maka semakin baik, terutama untuk bayi," jawab psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI), Jakarta dalam media workshop NIVEA #PSILOVEMAMA, Selasa (22/11/2016).
(Baca juga: Sentuhan Ibu Bantu Bangun Rasa Percaya Diri Anak)
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Namun, menurutnya, sentuhan akan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia anak. Pada usia tertentu, seperti remaja, beberapa anak juga hanya ingin disentuh di bagian tertentu saja.
"Perubahan yang terlihat seperti anak hanya ingin dibelai rambut dan dicium saja, padahal dulu senang dipeluk," ujarnya memberi contoh.
Meski demikian, Vera menjelaskan bahwa intensitas sentuhan tidak memengaruhi bagaimana makna dari kontak fisik tersebut karena kulit pada dasarnya memiliki ingatan.
"Kita mengingat semua sentuhan orangtua sejak kecil hingga dewasa yang selalu membuat kita merasa nyaman," pungkasnya.
Bahkan, saat dewasa dan sudah memiliki anak pun, sentuhan dari orangtua akan kembali menghadirkan rasa nyaman yang pernah dirasakan selama bertahun-tahun sebagai seorang anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
