Kabar tersebut bisa jadi merupakan kabar gembira bagi para pecinta citarasa gurih. Pasalnya, MSG yang selama ini dihindari para ibu dalam memasak, nyatanya tidak menimbulkan dampak kesehatan serius seperti yang selama ini dibayangkan. Namun, benarkah hal tersebut?
Ahli Gizi Klinis dari MRCC Siloam Hospitals Semanggi, dr Samuel Oetoro MS SpGK mengatakan, MSG memang benar aman bagi tubuh manusia. Asalkan, dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Namun, kadar wajar dalam tubuh seseorang itu memang berbeda-beda.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Ada orang yang sensitif, sehingga menyebabkan gangguan-gangguan tertentu. Misalnya darah tinggi nya jadi kumat. MSG itu kan sama saja dengan garam," jelasnya Dokter Samuel kepada Metrotvnews.com melalui sambungan telepon, Kamis (2/10/2014).
Sementara itu, Bagian Humas Badan Pengawas Obat dan Makanan, Nelly, menjelaskan jika MSG merupakan salah satu bahan tambahan pangan (BTP) yang sudah dikaji keamanannya oleh The Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA). MSG digolongkan sebagai bahan tambahan makanan yang toksisitasnya rendah dan tidak berbahaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIT)
