Kenali Tanda Penderita Depresi yang Berpotensi Bunuh Diri

Raka Lestari 04 Juli 2018 11:59 WIB
depresi
Kenali Tanda Penderita Depresi yang Berpotensi Bunuh Diri
(Foto: QBI)
Jakarta: Depresi menjadi penyebab terbesar terjadinya bunuh diri. Sayangnya, belum banyak orang yang waspada dengan penyakit mental satu ini.

Stigma buruk yang melekat pada penderita depresi membuat banyak orang memilih diam ketimbang berobat. Bunuh diri pun menjadi cara terakhir ketika penderita depresi tidak tahu lagi bagaimana mereka bisa mendapat pertolongan. 

Fenomena tersebut yang seharusnya membuat kita peduli bahwa depresi bukanlah penyakit sepele. Penting bagi Anda yang memiliki keluarga atau teman yang depresi untuk tidak mengabaikan mereka. Salah satunya, apakah mereka berpotensi untuk melakukan bunuh diri. 


Berikut ini tanda-tanda penderita depresi punya potensi besar untuk melakukan bunuh diri.

1. Perilaku tidak seperti biasanya

Setiap perubahan perilaku yang terjadi pada penderita depresi harus mendapat perhatian, sekalipun itu perilaku positif. 

"Setiap perubahan perilaku yang signifikan dan tidak dapat dijelaskan sebaiknya patut dicurigai," jelas Joel A Dvoskin, PhD, psikolog di University of Arizona College of Medicine di Tucson.  

"Cobalah untuk mengajukan pertanyaan yang empatik dan hormat, seperti menanyakan kabar atau keadaan mereka. Dan perhatikan juga apakah mereka menjawab atau melakukan sesuatu yang menunjukkan niat untuk menyakiti dirinya sendiri atau orang lain," katanya. 

2. Menarik diri dari pergaulan atau kehidupan sosial

Memilih untuk menyendiri, menghindari teman, hingga kegiatan sosial merupakan salah satu gejala depresi. 

"Anak-anak muda biasanya senang berada di sekitar teman-teman mereka," kata Daniel J. Reidenberg, PsyD, FAPA, direktur eksekutif SAVE (Suicide Awareness Voices of Education). 

"Jadi, ketika kita melihat mereka menjauh dari teman-temannya atau menarik diri dari kegiatan sosial, kegiatan keluarga, bahkan pergi keluar setelah bekerja dengan rekan kerja dapat menjadi tanda bahwa sesuatu sedang terjadi. 

3. Tidak memperhatikan penampilan

"Penampilan mereka bukanlah prioritas. Mereka juga kurang tertarik pada apa yang orang lain pikirkan tentang mereka," kata Eileen Kennedy-Moore, PhD, seorang penulis dan psikolog. 

4. Mereka bosan dengan sekolah, kerja atau hobi

"Ketika seseorang depresi, tidak ada yang terasa menyenangkan atau menarik," kata Dr Reidenberg. 

"Bagi mereka yang depresi, semuanya terasa sulit, melelahkan, dan hambar. Prestasi dan pencapaian di sekolah, tempat kerja, atau hobi Anda menjadi hilang karena mereka fokus pada rasa sakit. 

5. Sering membicarakan kematian

Menurut Dr Reidenberg, "Siapa pun yang berbicara tentang bunuh diri baik secara langsung atau tidak langsung itu bisa jadi merupakan tanda peringatan utama." 

Untuk itu, jangan pernah Anda mengabaikan apabila ada keluarga atau kolega yang kerap mengatakan hal tersebut, meski mereka terlihat bercanda.






(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id