NEWSTICKER
Sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam kasus covid-19 adalah melakukan social distancing atau menjaga jarak antara satu orang dengan orang lain. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam kasus covid-19 adalah melakukan social distancing atau menjaga jarak antara satu orang dengan orang lain. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Mendagri Imbau Masyarakat Perlu Perhatikan Social Distancing

Rona Virus Korona virus corona covid-19 social distancing
Sunnaholomi Halakrispen • 18 Maret 2020 10:35
Jakarta: Jumlah pasien positif covid-19 (new coronavirus) bertambah menjadi 127 kasus. Lantaran demikian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau masyarakat untuk lebih memerhatikan social distancing. 
 
"Meskipun, dinyatakan bahwa covid-19 bisa sembuh dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun kita berkewajiban untuk mncegah terjadinya penularan karena ada masyarakat yang rentan terutama yang daya tubuhnya rendah," ujar Menteri Tito di Balaikota DKI Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Misalnya, kata Tito, orang dengan lanjut usia. Kemudian, mereka yang berisiko tinggi karena memiliki penyakit bawaan seperti tuberkulosis, asma, dan penyakit lain yang berkaitan dengan organ dalam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena covid-19 jadi berisiko. Maka bagaimana untuk membendung penularan," paparnya.
 
Tito menekankan, salah satunya sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), ialah social distancing. Baik dalam melakukan kegiatan sehari-hari, yakni membatasi jarak dengan orang sekitar saat berada di fasilitas publik. Maupun, soal penggunaan transportasi umum.
 
"Menjaga jarak masyarakat sehingga dalam LRT, MRT, gerbong, jumlahnya dikurangi agar ada jarak. Jangan sampai bertumpuk," jelasnya.
 
Apabila jarak masyarakat berdekatan atau bertumpuk, maka risiko penularan covid-19 akan tinggi. Apalagi, Jakarta merupakan daerah yang dalam transportasi umum bersatu dengan daerah lain. Di antaranya, Tangerang, Depok, dan Bekasi. 
 
Tito pun menilai perlu dilakukannya koordinasi antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan pimpinan daerah di sekitar Jakarta. Sebab, masyarakat yang mengunjungi Jakarta berasal dari provinsi lain.
 
"Perlu juga dikoordinasikan dengan provinsi-provinsi lain. Karena banyak juga masyarakat dari provinsi lain yang datang ke Jakarta atau yang dari Jakarta datang ke provinsi lain," pungkasnya. 
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif