Apakah batu ginjal dapat timbul kembali? Berikut jawaban dokter. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Apakah batu ginjal dapat timbul kembali? Berikut jawaban dokter. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Apakah Batu Tanduk Rusa Ginjal Dapat Kembali Lagi?

Rona kesehatan
Kumara Anggita • 31 Juli 2020 18:48
Jakarta: Orang yang memiliki penyakit batu ginjal bisa diatasi dengan menghilangkan batu-batu yang ada. Kendati demikian, penyakit ini bisa muncul lagi beberapa tahun berikutnya.
 
Dr. Ponco Birowo, Sp.U (K), Ph.D, dokter spesialis urologi FKUI- RSCM mengungkapkan bahwa batu tanduk rusa ginjal dapat muncul kembali. Kemungkinan penyakit ini muncul lagi adalah 50 persen. Baca juga Apa itu Batu Tanduk Rusa Ginjal?
 
“Orang yang sudah kena batu baik yang kecil atau besar itu dikatakan dalam lima tahun itu (kemungkinan kena lagi) 50 persen. Ini artinya dari 100 pasien, 50 orang akan kena lagi dalam lima tahun. Jadi itu cukup banyak jumlahnya,” ungkapnya dalam Virtual Media Briefing RS dengan Tema Teknik Operasi untuk Menghancurkan Batu Tanduk Rusak Ginjal Kini Tanpa Radiasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, ia mengungkapkan bahwa hal ini bisa dihindari dengan menerapkan gaya hidup yang sehat. Beberapa tips perlu Anda terapkan seperti disarankan oleh dr. Ponco antara lain: 

1. Mengonsumsi air yang cukup

Dr. Ponco menganjurkan agar Anda minum 2 - 2.5 liter sehari. Bila Anda beraktivitas di luar maka perbanyak lagi minum Anda. “Kalau kerja di luar pasti panas. Itu minum lebih banyak, kalau buang air kecil warnanya keruh, itu artinya minumnya masih kurang,” paparnya.

2. Mengontrol konsumsi garam

“Asin banyak garam. Garam bahan untuk membantu pembentukan batu,” jelasnya.

3. Mengontrol konsumsi protein hewani

Dr. Ponco mengajak Anda untuk menghindari makanan seperti jeroan. Menurutnya jeroan bisa membuat asam urat yang berkaitan dengan masalah ini.

4. Mengurangi minuman beralkohol

Minuman beralkohol membuat Anda buang air kecil lebih banyak. Menurut dr. Ponco ini bisa membuat dehidrasi. “Buang air kecilnya dipaksakan, bukan karena minum,” jelasnya.

5. Konsumsi makanan yang mengandung serat

Carilah makanan yang memiliki serat tinggi. Ini akan baik untuk kesehatan Anda.

6. Menjaga kebersihan diri 

Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan infeksi saluran kemih (ISK). 

7. Menambah aktivitas fisik 

Anda bisa melakukan aktivitas intensitas sedang minimal 150 menit per minggu atau aktivitas fisik intensitas berat minimal 75 menit per minggu, atau mengombinasi aktivitas intensitas sedang dan berat yang sesuai.
 

(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif