Tapi, tak jarang scrub membuat kulit kering dan meradang. Terutama apabila digunakan setiap hari. Alih-alih memberi manfaat seperti dijabarkan di atas, melainkan memperlambat pergantian sel yang menyebabkan kulit menua lebih cepat.
Menggososk wajah setiap hari bisa mengangkat minyak alami, membuat kulit menjadi rapuh dan rusak. Seiring waktu, ini menyebabkan kulit menjadi tipis yang bisa menyebabkan kerut.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Jadi, seberapa sering Anda harus melakukan scrub wajah?
Ketahui jenis kulit Anda. Jika Anda memiliki kulit berminyak, lakukan scrub tidak lebih dari dua kali seminggu. Jika Anda
memiliki kulit kombinasi kering, Anda bisa melakukan scrub dua kali seminggu. Jangan terlal keras menggosoknya pada kulit dan segera terapkan pelembap setelah scrub.
Bisakah melakukan scrub tiap hari pada tubuh?
Tidak, karena melakukan scrub tiap hari dapat membuat kulit kering, retak dan meradang. Scrub kulit Anda setidaknya satu kali dalam seminggu dan gunakan bahan yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
Jika Anda memakai spons mandi untuk melakukan exfoliate, pastikan Anda membersihkannya dengan benar. Ini dapat membantu bakteri dan jamur tumbuh di spons dan menyebar di kulit ketika dipakai kembali.
Bagaimana cara melembutkan kulit kembali setelah scrub?
Kulit sensitif biasanya lebih mudah meradang setelah digosok. Coba gunakan ekstrak jus mentimun dan letakkan di lemari es selama 10 menit.
Gunakan kapas dan secara lembut oleskan ke kulit anda. Biarkan hingga diserap sepenuhnya. Kandungan air yang tinggi serta antioksidan dari mentimun dapat menenangkan kulit Anda dan mengurangi kemerahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
