Ilustrasi- Pexels
Ilustrasi- Pexels

Efek Menopause terhadap Otak

Rona menopause
Raka Lestari • 25 November 2019 18:13
Jakarta: Meskipun sebagian orang sudah mengetahui apa yang terjadi pada tubuh ketika menopause, beberapa orang masih banyak yang belum mengetahui apa yang terjadi pada otak saat tubuh mengalami menopause. Menopause dapat berdampak pada hormon Anda dan perubahan hormon inilah yang juga dapat berdampak pada otak Anda.
 
“Periode menstruasi akan mulai berfluktuasi selama perimenopause (fase ketika ovarium mulai memproduksi estrogen lebih sedikit), Anda baru akan benar-benar menopause ketika Anda sudah tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan,” ujar Dr Anna Cabeca, DO, FACOG.
 
Menurut Dr Cabeca, menopause dapat menyebabkan perubahan berat badan, vagina kering, kelelahan, penurunan libido, serta perubahan dari segi mental seperti brain fog dan kebingungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Menopause adalah kombinasi antara tantangan fisik dan tekanan mental yang cukup kuat. Dan penyebab semuanya adalah adanya perubahan hormon,” katanya.
 
Perubahan hormon inilah, yang juga dapat menyebabkan Anda sulit tidur yang kemudian akan berdampak pada otak.
 
"Salah satu masalah utama bagi wanita dalam perimenopause dan menopause adalah gangguan tidur. Anda mungkin sudah merasa ngantuk pada pukul 10 malam, tetapi tiba-tiba terbangun pada pukul 1 malam. Dan siklus tidu bangun seperti ini bisa sangat mengganggu," ujar Mary Jane Minkin, MD, seorang profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Yale School of Medicine.
 
"Tidur yang terganggu ini dapat menyebabkan banyak masalah yang berkaitan dengan memori dan suasana hati,” kata Minkin. 
 
Tingkat estrogen dan progesteron yang berfluktuasi, dan efek serotonin pada otak itulah yang menyebabkan mood yang berubah-ubah ketika Anda menopause. Hal ini bisa dirasakan atau dilihat dengan reaksi yang berlebih terhadap masalah-masalah dalam hidup Anda, sekalipun masalah kecil. Mudah menangis, mudah marah, dan merasa sedih tanpa alasan.
 
Untungnya ada beberapa cara untuk meredakan gejala menopause. Dengan adanya support system bisa sangat membantu bagi wanita menopause.
 
“Terapi juga dapat membantu wanita menghadapi perubahan suasana hati. Beberapa antidepresan juga telah digunakan secara luas dalam manajemen gejala menopause terutama karena perubahan ini dapat menyebabkan kecemasan dan depresi,” ujar Dr. Shaughanassee Williams Vines, DNP, pendiri HealthyHer Center for Women's Care.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif