Bagaimana cara menghitung usia kehamilan secara manual? Berikut tips dari dr. Sarah Picadela, SpOG. (Foto: Pexels.com)
Bagaimana cara menghitung usia kehamilan secara manual? Berikut tips dari dr. Sarah Picadela, SpOG. (Foto: Pexels.com)

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Rona kehamilan
Kumara Anggita • 28 Februari 2019 16:35
Bagaimana cara menghitung usia kehamilan memang sedikit jelimet. Bisa jadi Anda lupa atau meleset dari tanggal terakhir kali menstruasi. Dr. Sarah Picadela, SpOG memberikan tips praktis supaya Anda bisa menghitung usia kehamilan secara manual.
 

 
Jakarta:
Tahukah Anda bahwa Anda bisa memprediksi berapa lama usia kandungan dan bahkan mengetahui sekitar tanggal berapa bayi tersebut akan lahir? Anda bisa melakukannya hanya dengan mencermati kalender penanggalan menstruasi Anda. Berikut penjelasannya menurut dokter spesialis kandungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terdapat cara mudah dan praktis untuk menghitung usia kehamilan Anda yaitu dengan mengetahui secara pasti kapan tanggal terakhir Anda menstruasi. Dengan seperti itu, Anda bisa melakukan persiapan sebelum sang bayi lahir di waktu yang tak terduga.
 
“Dari hari terakhir menstruasi itu, kita bisa memprediksi kapan bayi itu akan lahir,” tutur dr. Sarah Picadela, SpOG kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis, 28 Februari 2019.
 
Akan tetapi, ini hanya berlaku pada perempuan yang memiliki siklus menstuasi 28 hari, mengingat banyak juga perempuan yang siklus menstruasinya tidak sama dan tidak teratur.
 
(Baca juga: Lakukan Konseling Kehamilan pada Usia Kandungan Ini)
 
Cara Menghitung Usia Kehamilan
(Terdapat cara mudah dan praktis untuk menghitung usia kehamilan Anda yaitu dengan mengetahui secara pasti kapan tanggal terakhir Anda menstruasi. Dengan seperti itu, Anda bisa melakukan persiapan sebelum sang bayi lahir di waktu yang tak terduga. Foto: Pexels.com)
 

Begini cara penghitungan usia kehamilan Anda


1. Dari hari terakhir Anda menstruasi, Anda bisa menambah tujuh hari dari tanggal tersebut. Selanjutnya mengurangi tiga bulan dari bulan terakhir menstruasi.
 
“Contohnya kira-kira bila Anda terakhir menstruasi pada tanggal satu April, maka kemungkinan bayi akan lahir tanggal delapan Januari,” tuturnya.
 
“Tanggal menstruasi satu tambah tujuh jadi delapan ya. Mundur tiga bulan dari April berarti Januari,” perjelasnya
 
2. Selain itu, Anda juga bisa pergi ke dokter atau bidan untuk melakukan pemeriksaan. Mereka akan menentukan umur bayi Anda melalui besaran dan posisi bayi tersebut.
 
“Dengan memegang rahim ketauan ukuran bayinya berapa, yang sebesar telur ayam dan sebesar telur angsa minggunya berbeda. Misalnya usia 12 minggu, dia berada di bawah perut perbatasan menuju ke arah vagina, kemudian usia 20 minggu, berada di tengah-tengah pusar ibu,” papar dokter yang ramah ini.
 
Cara menghitung usia kehamilan ini terbilang aman karena tidak melibatkan sinar atau radiasi tertentu yang berbahaya bagi janin maupun ibu.
 
Dengan seperti itu, Anda bisa mengira-ngira usia kehamilan Anda dan melakukan perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan. Menarik untuk dicoba bukan, bahkan untuk sekedar membayar rasa ingin tahu.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif