Selain Lewat Warna Urine, Ini Cara Mengetahui Tubuh Anda Dehidrasi

Sri Yanti Nainggolan 08 Mei 2018 18:40 WIB
tips kesehatan
Selain Lewat Warna Urine, Ini Cara Mengetahui Tubuh Anda Dehidrasi
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Konsumsi air yang direkomendasikan secara global adalah delapan gelas sehari. Jika tubuh kekurangan cairan, maka akan muncul beberapa gejala seperti pusing, cepat lelah, dan dehidrasi. 

Sebelum mengalami gejala tersebut, National Library of Medicine memberikan trik sederhana untuk mengetahui apakah tubuh cukup air atau tidak. 

Cobalah cubit kulit di punggung tangan Anda dengan ibu jari dan telunjuk Anda.


Tahan selama beberapa detik dan kemudian lepaskan. Jika kulit memantul kembali dengan segera, itu berarti kulit terhidrasi. Jika tidak, itu berarti kulit membutuhkan air karena turgor kulit tak segera kembali ke bentuk semula.

Menurut National Library of Medicine, turgor kulit adalah elastisitas kulit atau kemampuan kulit untuk berubah bentuk dan kembali ke normal.

Kulit dengan turgor normal mampu kembali dengan cepat, sedangkan kulit dengan turgor yang buruk membutuhkan waktu lebih lama.

Selain elastisitas kulit, warna urine juga dapat memberi tahu apakah tubuh cukup air atau tidak. 

Jika urine bersih dan bebas bau, itu berarti asupan air terpenuhi dengan baik. Namun, jika urine berwarna kuning gelap, atau memiliki bau yang kuat, sebaiknya Anda segera minum air putih.

Asupan cairan yang disarankan juga dapat mencakup minuman lain, tetapi Anda harus berhati-hati agar tidak berlebihan dengan gula atau kalori.

Menurut NHS, gabungan asupan cairan dari jus buah, jus sayuran, atau smoothie tidak boleh melebihi dari 150 ml sehari, atau segelas kecil.




(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id