Porsche 975 RSE diklaim lebih kencang dan punya durabilitas sama dengan mobil Formula 2 untuk Formula E.  Porsche
Porsche 975 RSE diklaim lebih kencang dan punya durabilitas sama dengan mobil Formula 2 untuk Formula E. Porsche

Porsche 975 RSE, Senjata Baru Pabrikan Jerman untuk Formula E

Ahmad Garuda • 22 April 2026 13:36
Ringkasnya gini..
  • Porsche AG memperkenalkan mobil balap Formula E masa depan dengan nama Porsche 975 RSE.
  • Single-seater ini memenuhi regulasi untuk generasi keempat kendaraan Formula E dan akan digunakan mulai musim depan.
  • Generasi GEN4 menghadirkan lompatan performa terbesar dalam sejarah motorsport listrik, dengan tenaga 600 kW (816 PS).
Stuttgart - Porsche AG memperkenalkan mobil balap Formula E masa depan dengan nama Porsche 975 RSE. Single-seater ini memenuhi regulasi untuk generasi keempat kendaraan Formula E dan akan digunakan mulai musim depan. 
 
Generasi GEN4 menghadirkan lompatan performa terbesar dalam sejarah motorsport listrik, dengan tenaga 600 kW (816 PS). Kemudian sistem all-wheel drive permanen, ban dengan spek baru, serta peningkatan downforce yang signifikan. Ini dipercaya membawa Formula E semakin mendekati performa mobil balap single-seater tercepat di dunia.
 
Vice President Porsche Motorsport, Thomas Laudenbach mengatakan bahwa GEN4 menunjukkan sejauh mana kendaraan listrik telah berkembang. Ketika kejuaraan ini dimulai pada 2014, setiap pembalap membutuhkan dua mobil dalam satu balapan karena satu baterai belum mampu menempuh seluruh jarak. 

"Masa tersebut kini telah berlalu. Sejak 2024, Kami mengembangkan mobil balap yang mampu menyamai level Formula 2. Kendaraan listrik tidak hanya mengejar standar yang ada, tetapi juga semakin menunjukkan keunggulannya, baik di lintasan maupun di jalan,” ujar Thomas Laudenbach dalam keterangan persnya pada pagi ini Rabu (22/4/2026).

Baca Juga:
Berapa Lama Baterai Mobil Listrik Awet Dipakai?

Downforce lebih besar untuk performa yang lebih tinggi

Untuk pertama kalinya, downforce aerodinamis secara signifikan meningkatkan grip mobil Formula E. Dikombinasikan dengan ban baru dan sistem all-wheel drive permanen, hal ini memungkinkan kecepatan menikung yang jauh lebih tinggi. 
 
Technical Project Leader Formula E di Porsche Motorsport, Olivier Champenois menjelaskan bahwa dalam waktu sekitar satu dekade, downforce aerodinamis kini menjadi kebutuhan di Formula E. Namun, downforce selalu disertai drag yang meningkatkan konsumsi energi. 
 
"Untuk menjaga efisiensi, kami menggunakan dua paket aerodinamika dengan komponen bodi yang berbeda: paket low-downforce dengan drag rendah untuk balapan, serta paket high-downforce untuk sesi kualifikasi, di mana konsumsi energi tidak menjadi faktor utama. Peningkatannya bisa mencapai hingga 150 persen dibandingkan GEN3 Evo,” ujarnya.
 
Pengembangan in-house ini menghasilkan bodi lebih ringan, lebih tahan lama, dan lebih efisien secara biaya. Pada generasi Formula E Porsche saat ini, yaitu Porsche 99X Electric GEN3 Evo, efisiensi drivetrain telah melampaui 97 persen. 

Baca Juga:
Berlaku Nasional, Kini Bisa Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik Lama


Dari baterai hingga roda, kurang dari 3 persen energi yang hilang, misalnya akibat gesekan pada komponen mekanis. “Seiring efisiensi yang semakin mendekati sempurna, fokus pengembangan GEN4 bergeser ke aspek lain seperti bobot, daya tahan, dan biaya, serupa dengan pengembangan kendaraan listrik untuk penggunaan jalan,” jelas Champenois.
 
“975 RSE menghasilkan peningkatan tenaga puncak sebesar 71 persen dibandingkan pendahulunya. Pada saat yang sama, kami berhasil mengurangi bobot berbagai komponen. Meskipun lebih banyak komponen dikembangkan secara in-house dibandingkan GEN3, total bobot paket komponen hanya diperbolehkan bertambah sebesar 5 kilogram.”
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan