Mengutip Phone Arena, layanan berlangganan ini saat ini masih dalam tahap uji coba terbatas dan baru tersedia untuk sebagian pengguna, terutama di platform Android. WhatsApp dikabarkan tengah mengumpulkan umpan balik atau feedback sebelum peluncuran lebih luas ke publik.
WhatsApp Plus difokuskan pada peningkatan pengalaman pengguna melalui fitur personalisasi dan pengelolaan chat. Berbeda dengan fitur inti seperti pesan, panggilan, dan enkripsi end-to-end tetap gratis, layanan berbayar ini menawarkan tambahan yang bersifat opsional.
Sejumlah fitur utama yang ditawarkan dalam paket berlangganan ini antara lain kemampuan mengubah tema aplikasi, menggunakan ikon khusus, serta akses ke stiker premium. Selain itu, pengguna juga dapat memilih nada dering eksklusif dan menerapkan pengaturan tertentu ke banyak chat sekaligus.
Fitur paling menonjol dari sisi fungsional adalah peningkatan jumlah chat yang dapat disematkan atau pinned chats. Jika pada versi gratis pengguna hanya bisa menyematkan hingga tiga chat, pelanggan WhatsApp Plus dapat menambah jumlah tersebut hingga 20 chat.
Dari sisi harga, layanan ini diperkirakan dibanderol sekitar EUR2,49 per bulan (Rp50.213). Dalam beberapa wilayah, harga juga disesuaikan dengan kondisi pasar lokal. Selain itu, WhatsApp dilaporkan akan menyediakan masa uji coba gratis selama satu bulan bagi pengguna tertentu.
Kendati memperkenalkan layanan berbayar, WhatsApp menegaskan bahwa fitur utama aplikasi tidak akan dipindahkan ke balik paywall. Dengan kata lain, fungsi dasar seperti berkirim pesan, panggilan suara dan video, serta berbagi media tetap dapat digunakan secara gratis oleh seluruh pengguna.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi monetisasi baru Meta, yang sebelumnya juga mulai menguji model berlangganan serupa di platform lain seperti Instagram. Dengan basis pengguna global sangat besar, bahkan fitur berbayar yang bersifat tambahan berpotensi menjadi sumber pendapatan baru signifikan.
Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan WhatsApp Plus akan diluncurkan secara resmi secara global. Seluruh fitur dan harga masih dapat berubah seiring proses pengujian yang berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News