FITNESS & HEALTH
Biar Nggak “Cepat Drop”, Ini 7 Kebiasaan Simpel Biar Umur Lebih Panjang dan Tetap Sehat
A. Firdaus
Rabu 22 April 2026 / 10:13
- Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa membawa dampak besar.
- Aktivitas fisik memiliki peran besar dalam menjaga tubuh tetap fit.
- Mulai dari apa yang dimakan, seberapa aktif bergerak, hingga bagaimana mengelola stres.
Jakarta: Banyak yang mengira umur panjang, sepenuhnya ditentukan oleh faktor keturunan. Kalau dari keluarga panjang umur, maka peluangnya juga besar dan sebaliknya.
Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu. Gaya hidup sehari-hari justru punya pengaruh yang jauh lebih besar terhadap kesehatan dan harapan hidup.
Mulai dari apa yang dimakan, seberapa aktif bergerak, hingga bagaimana mengelola stres, semuanya ikut menentukan kualitas hidup dalam jangka panjang. Namun, jangan khawatir, karena kebiasaan-kebiasaan ini bisa mulai diterapkan kapan saja.
Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa membawa dampak besar, termasuk membantu tubuh tetap sehat, dan mengurangi risiko berbagai penyakit serius di kemudian hari. Dilansir dari Healthline, berikut adalah tujuh kebiasaan agar umur lebih panjang.
Mengonsumsi lebih banyak makanan berbasis tumbuhan, bisa membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, serta whole grain mengandung banyak nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan serat. Pola makan seperti ini, terbukti dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis, sekaligus membantu memperpanjang usia.
Aktivitas fisik memiliki peran besar dalam menjaga tubuh tetap fit. Tidak harus selalu olahraga berat, yang penting dilakukan secara konsisten.
Bergerak secara rutin bisa membantu menjaga berat badan ideal, memperbaiki suasana hati, serta menurunkan risiko penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung. Disarankan untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang setidaknya sekitar 150 menit setiap minggu.
Merokok merupakan salah satu faktor utama, yang dapat mempercepat munculnya berbagai penyakit serius dan meningkatkan risiko kematian dini.
Menghentikan kebiasaan ini, kapan pun dimulai, tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan. Tubuh akan mulai memperbaiki diri, seiring waktu setelah berhenti merokok.
Perasaan bahagia ternyata bukan sekadar emosi, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan fisik. Orang yang merasa lebih bahagia, cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan usia yang lebih panjang.
Melakukan aktivitas yang disukai, menjaga pikiran tetap positif, serta membiasakan rasa syukur bisa membantu meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Stres dan kecemasan yang berlangsung terus-menerus, bisa berdampak buruk bagi tubuh. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung.
Jika stres mulai terasa mengganggu aktivitas sehari-hari, penting untuk mencari cara mengatasinya, seperti berbicara dengan orang terpercaya atau berkonsultasi dengan tenaga profesional.
Memiliki hubungan sosial yang baik, berpengaruh juga pada kesehatan dan umur panjang. Lingkaran pertemanan atau keluarga, yang suportif bisa membantu menghadapi tekanan hidup dengan lebih baik.
Selain menerima dukungan, memberi perhatian dan membantu orang lain juga bisa memberikan efek positif bagi kesehatan mental.
Tidur bukan sekadar istirahat, tetapi juga proses penting bagi tubuh untuk memperbaiki diri. Pola tidur yang konsisten, seperti tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari, dapat membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Durasi tidur juga perlu diperhatikan, karena tidur terlalu sedikit maupun berlebihan sama-sama bisa berdampak buruk, mulai dari meningkatkan risiko penyakit hingga memengaruhi kesehatan mental.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu. Gaya hidup sehari-hari justru punya pengaruh yang jauh lebih besar terhadap kesehatan dan harapan hidup.
Mulai dari apa yang dimakan, seberapa aktif bergerak, hingga bagaimana mengelola stres, semuanya ikut menentukan kualitas hidup dalam jangka panjang. Namun, jangan khawatir, karena kebiasaan-kebiasaan ini bisa mulai diterapkan kapan saja.
Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa membawa dampak besar, termasuk membantu tubuh tetap sehat, dan mengurangi risiko berbagai penyakit serius di kemudian hari. Dilansir dari Healthline, berikut adalah tujuh kebiasaan agar umur lebih panjang.
1. Perbanyak konsumsi makanan nabati
Mengonsumsi lebih banyak makanan berbasis tumbuhan, bisa membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, serta whole grain mengandung banyak nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan serat. Pola makan seperti ini, terbukti dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis, sekaligus membantu memperpanjang usia.
2. Rutin bergerak dan aktif secara fisik
Aktivitas fisik memiliki peran besar dalam menjaga tubuh tetap fit. Tidak harus selalu olahraga berat, yang penting dilakukan secara konsisten.
Bergerak secara rutin bisa membantu menjaga berat badan ideal, memperbaiki suasana hati, serta menurunkan risiko penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung. Disarankan untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang setidaknya sekitar 150 menit setiap minggu.
3. Jauhi kebiasaan merokok
Merokok merupakan salah satu faktor utama, yang dapat mempercepat munculnya berbagai penyakit serius dan meningkatkan risiko kematian dini.
Menghentikan kebiasaan ini, kapan pun dimulai, tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan. Tubuh akan mulai memperbaiki diri, seiring waktu setelah berhenti merokok.
4. Luangkan waktu untuk hal yang membuat bahagia
Perasaan bahagia ternyata bukan sekadar emosi, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan fisik. Orang yang merasa lebih bahagia, cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan usia yang lebih panjang.
Melakukan aktivitas yang disukai, menjaga pikiran tetap positif, serta membiasakan rasa syukur bisa membantu meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
5. Kelola stres dengan baik
Stres dan kecemasan yang berlangsung terus-menerus, bisa berdampak buruk bagi tubuh. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung.
Jika stres mulai terasa mengganggu aktivitas sehari-hari, penting untuk mencari cara mengatasinya, seperti berbicara dengan orang terpercaya atau berkonsultasi dengan tenaga profesional.
6. Jaga hubungan sosial tetap sehat
Memiliki hubungan sosial yang baik, berpengaruh juga pada kesehatan dan umur panjang. Lingkaran pertemanan atau keluarga, yang suportif bisa membantu menghadapi tekanan hidup dengan lebih baik.
Selain menerima dukungan, memberi perhatian dan membantu orang lain juga bisa memberikan efek positif bagi kesehatan mental.
7. Bangun pola tidur yang teratur
Tidur bukan sekadar istirahat, tetapi juga proses penting bagi tubuh untuk memperbaiki diri. Pola tidur yang konsisten, seperti tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari, dapat membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Durasi tidur juga perlu diperhatikan, karena tidur terlalu sedikit maupun berlebihan sama-sama bisa berdampak buruk, mulai dari meningkatkan risiko penyakit hingga memengaruhi kesehatan mental.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)