Foto: Google Image
Foto: Google Image

Ketahui Pentingnya Hidrasi Saat Berolahraga

Rona kesehatan
Rosa Anggreati • 28 Oktober 2015 19:10
medcom.id, Jakarta: Tentu Anda tahu bahwa olahraga bermanfaat bagi kesehatan. Namun, apakah Anda mengetahui pentingnya menjaga kondisi tubuh tetap terhidrasi saat berolahraga?
 
Hidrasi diartikan sebagai keseimbangan cairan dalam tubuh. Hidrasi menjamin fungsi metabolisme sel tubuh. Berkebalikan dengan hidrasi, dehidrasi berarti kurangnya cairan di dalam tubuh karena jumlah cairan yang keluar lebih besar daripada jumlah yang masuk.
 
Tubuh memerlukan cairan lebih banyak ketika sedang berolahraga atau melakukan latihan fisik. Sebab, tubuh kehilangan cairan melalui keringat dan pernapasan. Ritme napas yang lebih cepat dan dalam saat latihan fisik akan meningkatkan jumlah uap air yang keluar bersama udara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apabila Anda kekurangan cairan (dehidrasi) saat berolahraga, maka gejala yang muncul berupa rasa haus dan mulut kering. Kemudian timbul lemas dan lelah, pusing serta mual. Akibatnya, Anda sulit berolahraga dengan optimal.
 
Sayangnya, sebagian besar masyarakat masih menganggap enteng masalah hidrasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST) tahun 2009, menunjukkan 47,1 persen dari 1.200 remaja dan dewasa mengalami dehidrasi ringan.
 
Oleh karena itu, Anda harus memastikan tubuh terhidrasi. Terutama ketika berolahraga. Jika Anda mengalami dehidrasi ketika berolahraga, jangan tunda untuk mengembalikan keseimbangan kadar air.
 
Mengatasi dehidrasi tak cukup hanya dengan air putih. Sebab, cairan dalam tubuh juga mengandung elekrolit. Mineral ini sangat penting untuk menjaga tubuh dari reaksi kimia berbahaya. Elektrolit bisa ditemukan di dalam darah, keringat, air seni, dan cairan tubuh lainnya. Zat-zat yang disebut sebagai elektrolit, antara lain sodium, kalsium, bikarbonat, dan potasium.
 
Dikutip American College of Sport Medicine (ACSM), agar tetap terhidrasi selama berolahraga, maka Anda dianjurkan memenuhi asupan cairan sebelum, ketika, dan setelah olahraga.
 
Sebelum olahraga
Empat jam sebelum melakukan kegiatan fisik, dianjurkan mengonsumsi 500-600 ml air putih. Jika dalam dua jam sebelum berolahraga Anda tidak buang air kecil, atau buang air kecil tapi urin berwarna gelap, maka dianjurkan minum lagi 3-5 ml per kilogram berat badan. Contoh, bila berat badan 60 kilogram, disarankan minum 180-300 ml. Begitu juga, 10-15 menit sebelum olahraga dianjurkan kembali minum air putih atau minuman isotonik (sport drink) sebanyak 250-350 ml.
 
Fungsi minum sebelum memulai aktivitas fisik agar tubuh cukup cairan untuk persiapan peningkatan suhu tubuh akibat pemanasan dan awal latihan.
 
Ketika olahraga
Konsumsi cairan di tengah latihan fisik ditentukan oleh durasi latiha. Bila olahraga kurang dari 60 menit, minum 100-250 ml air putih tiap 15-20 menit latihan. Jika latihan fisik lebih dari 60 menit, minum minuman isotonik dengan takaran sama. Minuman isotonik (sport drink) dianjurkan karena mengandung karbohidrat yang penting untuk sumber energi.
 
Minuman isotonik membantu menurunkan panas tubuh yang berlebihan akibat latihan dan menjaga supaya lambung tetap terisi cairan sehingga pengosongan lambung tidak terhambat.
 
Setelah olahraga
Selesai berolahraga, timbang berat badan. Setiap penurunan berat 0,5 kilogram, minum 600-700 ml air putih atau minuman isotonik sedikit demi sedikit. Fungsi minuman isotonik pada fase ini untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dan menurunkan suhu tubuh yang tinggi.
 
Anda disarankan mengonsumsi minuman isotonik bukan hanya air putih biasa, karena air putih tidak cukup menggantikan cairan tubuh yang hilang dan menurunkan suhu tubuh tinggi.
 
Jika Anda hanya minum air putih, dikhawatirkan terjadi hiponatremia akibat kadar natrium dalam darah terencerkan oleh asupan air yang banyak. Efeknya, tubuh berusaha menormalkan keseimbangan cairan dengan cara membuang cairan tersebut melalui urin. Kondisi ini malah membuat tubuh dehidrasi.
 
Sebaliknya, bila Anda minum minuman isotonik, maka manfaat yang diperoleh tubuh berlipat ganda. Minuman isotonik tak cuma meredakan haus, namun juga memenuhi kebutuhan akan ion sehingga membuat tubuh bugar dan sehat. (ADV)
 
Ketahui Pentingnya Hidrasi Saat Berolahraga
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ROS)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif