Tahun ini, Hardiknas mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Tema ini dipilih sebagai momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional.
Abdul Mu’ti mempimpin langsung upacara Hardiknas 2026 dengan menggunakan pakaian adat khas Banyuwangi. Upacara ini diikuti ribuan insan pendidikan ini berlangsung dengan khidmat, penuh semangat kebangsaan, dan mencerminkan tekad bersama dalam memperkuat peran pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Mendikdasmen menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 kepada seluruh insan pendidikan di Indonesia. “Alhamdulillah, pada hari ini kita bersama-sama melaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Kita merayakannya dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia yang bersatu, aman, dan damai,” tuturnya.
Dalam amanatnya, Mendikdasmen menegaskan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak, dan peradaban bangsa. “Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, dan kepribadian utama lainnya,” ucap Mu'ti.
| Baca juga: 2 Mei Memperingati Hari Apa? Mengenal Sejarah dan Makna Hari Pendidikan Nasional |
Peringatan Hardiknas 2026 juga dimeriahkan dengan pagelaran seni “Kuntulan Ewon” yang melibatkan 1.100 pelajar, terdiri atas 600 pemusik dan 500 penari dari berbagai jenjang pendidikan. Penampilan ini menjadi simbol semangat kolaborasi dan keberagaman dalam dunia pendidikan.
Peringatan Hardiknas tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga penguatan arah kebijakan pendidikan nasional. Melalui capaian yang telah diraih dan kolaborasi yang terus diperkuat, pemerintah berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi setiap murid di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News