Ilustrasi. (Antara/FB Anggoro)
Ilustrasi. (Antara/FB Anggoro)

Vaksin untuk Cegah Pneumonia

Rona pneumonia
Sunnaholomi Halakrispen • 18 Januari 2020 15:07
Jakarta: Penyebab dari tersebarnya penyakit pneumonia misterius di Tiongkok masih ditelusuri pihak terkait. Sementara itu, ada sejumlah vaksin yang bisa dikonsumsi untuk mencegah penyebaran penyakit pneumonia.
 
"Namun tidak bisa mencegah pneumonia yang sedang outbreak saat ini. Beberapa vaksin tersebut yaitu Vaksin Pneumokokus atau PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine)," ujar dr. Dr. Erlina Burhan, M.Sc., Sp.P(K) selaku Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP PDPI) di Rumah PDPI, Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur.
 
Vaksin PCV13 atau dengan merek dagang Prevnar itu berfungsi untuk memberikan kekebalan terhadap 13 strain bakteri streptococcus pneumoniae. Bakteri ini yang paling sering menyebabkan penyakit pneumokokus pada manusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masa perlindungannya sekitar tiga tahun. Vaksin PCV13 utamanya ditujukan kepada bayi dan anak di bawah usia dua tahun.
 
Selanjutnya, ada Vaksin Pneumokokus PPSV23 atau dengan nama dangang Pneumovax 23. Vaksin PPSV23 memberikan proteksi terhadap 23 strain bakteri pneumokokus. 
 
Vaksin tersebut ditujukan kepada kelompok umur yang lebih dewasa dibandingkan Vaksin PCV13. Yakni untuk orang dewasa dengan usia 65 tahun ke atas atau usia dua tahun hingga 64 tahun dengan kondisi khusus.
 
Ketiga, Vaksin Hib atau Haemophilus influenzae type b. Di negara berkembang, bakteri Hib merupakan penyebab pneumonia dan radang otak atau meningitis yang utama. 
 
Di Indonesia sendiri, Vaksin Hib mungkin tak jarang Anda temukan. Sebab, Vaksinasi Hib telah masuk dalam program nasional imunisasi untuk bayi.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif