Jakarta: Saat beres-beres kamar tiba-tiba sesuatu coklat mengilap berjalan dan terbang. Anda begitu panik, seakan ada kebakaran yang sedang terjadi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Banyak orang yang ketakutan dengan kecoak. Padahal menurut penelitian, tidak ada efek bahaya yang disebabkan olehnya melainkan penanaman konsep “kecoak” yang salah sewaktu kecil.
Menurut profesor ekologi di Universitas Wyoming sekaligus penulis "The Infested Mind: Mengapa Manusia Takut, Membenci, Dan Mencintai Serangga," Jeffrey Lockwood, bahwa respons seseorang terhadap kecoak tidak rasional saat dibandingkan dengan bahaya yang ditimbulkan pada kesehatan manusia.
kebencian seseorang terhadap serangga sebagian besar merupakan produk dari cara pengasuhan, bukan alam.
Saat tumbuh dewasa serangga dipandang sebagai gangguan yang tidak disukai, pembawa penyakit yang menjijikkan. Kebanyakan anak-anak belajar dengan cepat bahwa "serangga" adalah penjahat yang harus ditepuk atau dihancurkan.
"Anak-anak kecil memiliki kecenderungan untuk mendekati dan mengamati serangga," katanya.
Sementara secara umum kecoak bukanlah serangga yang akan menyakiti Anda. Menurutnya, jika berbicara tentang serangga yang dapat menyakiti Anda, kecoak berada di peringkat cukup rendah.
"Anda bisa membuat argumen bahwa nyamuk adalah hewan paling mematikan di planet ini selain manusia," kata Lockwood.
.jpg)
(Menurut profesor ekologi di Universitas Wyoming mengatakanbahwa respons seseorang terhadap kecoak tidak rasional saat dibandingkan dengan bahaya yang ditimbulkan pada kesehatan manusia. Foto: Courtesy of Lifeder English)
Refleks terhadap kecoak
Tapi tak dapat dipungkiri bahwa ada sifat kecoak yang memang memicu refleks jijik bawaaan. Emosi negatif membuat sinyal bahaya langsung. "Satu sinyal bahaya langsung, dan satu sinyal potensi penyakit atau kontaminasi,” ujarnya.Jika kedua emosi itu membentuk diagram Venn, kecoak akan berlarian di dalam area yang tumpang tindih.
"Kecoak berminyak dan berminyak, yang merupakan sinyal nyata untuk jijik," kata Lockwood.
"Juga, jika Anda menginjaknya, ada kegentingan yang menjijikkan dengan sendirinya dan itu disertai dengan bau urinoir kotor,” lanjutnya.
Selain itu gerakan kecoak juga cepat. Dengan ukurannya yang kecil, dia adalah mahluk darat tercepat di bumi. Satu percobaan mencatat seekor kecoak Amerika bergerak dengan kecepatan hampir 3,5 mil per jam. (Itu setara dengan manusia dewasa yang berlari lebih cepat dari 200 mil per jam).
“Ini terasa seperti film-film horor di mana hantu melintasi ruangan dalam sekejap, kecoak mengejutkan kita dengan kecepatan supernatural,” kata Lockwood.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
