Dr. Aman Pulungan, Sp. A (K), ahli endokrinologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjelaskan fenomena tersebut.
"Anak perempuan cenderung bertambah tinggi saat masa pubertas berlangsung. Ketika masa pubertas sudah berhenti, tinggi tubuh pun tak akan banyak bertambah. Berbeda dengan anak laki-laki yang justru bertambah tinggi menjelang akhir masa pubertasnya," jelasnya saat ditemui di kawasan Cikini beberapa waktu lalu.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Aman menambahkan, pada umumnya anak perempuan memasuki masa puber lebih awal, yakni pada 8-13 tahun. Sementara anak laki-laki baru mengalami masa puber pada usia 9-14 tahun.
Usai pubertas, lanjut Aman, biasanya tinggi tubuh tidak akan bertambah terlalu banyak. Karena itu, Aman menyarankan para orangtua untuk memperhatikan kapan anak mulai mengalami pubertas.
"Kalau kita tahu kapan anak pubertas, kita bisa sokong dia dengan makanan-makanan tinggi kalsium saat masa pubertasnya berlangsung. Saat pubertas, tinggi anak bisa bertambah hingga 23 sentimeter," saran dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(AWP)
