Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNJ Ifan Iskandar. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNJ Ifan Iskandar. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id

Sindikat UTBK-SNBT Terorganisir, Kursi Kedokteran Ditawar Pakai Cek Kosong

Ilham Pratama Putra • 23 April 2026 13:48
Ringkasnya gini..
  • Praktik kecurangan dalam UTBK-SNBT semakin terorganisasi dengan baik dan melibatkan jaringan sindikat.
  • Kursi di program studi favorit seperti kedokteran ditawarkan dengan harga fantastis.
  • Sindikat menawarkan kampus uang sebesar Rp 500 juta juntuk memberikan kursi prodi kedokteran
Jakarta: Praktik kecurangan dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) semakin terorganisasi dengan baik dan melibatkan jaringan sindikat. Bahkan, kursi di program studi favorit seperti kedokteran ditawarkan dengan harga fantastis.
 
“Kami ditawari mulai dari 50 juta sampai 500 juta, bahkan kami diminta menentukan sendiri nominalnya,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Jakarta, Ifan Iskandar di UNJ, Kamis 23 April 2026.
 
Penawaran tersebut menyasar tim internal kampus, khususnya di bidang teknologi informasi. Tujuannya untuk meloloskan peserta melalui jalur ilegal.

“Ini menunjukkan tidak mungkin dilakukan personal, pasti ada kelompok yang bermain secara sistem,” ujarnya.
 
Baca juga: Curang Pakai Ijazah dan KTP Palsu, Pemeriksaan Berlapis Unesa Gagalkan Aksi Joki UTBK

 
UNJ mengungkap praktik ini terjadi pada pelaksanaan UTBK tahun 2023-2024. Modusnya melibatkan pihak eksternal dan mitra lokasi ujian.
 
“Kami menemukan adanya komputer yang terhubung dengan jaringan luar untuk mengatur jawaban,” ucapnya.
 
Sindikat memanfaatkan celah di lokasi ujian berbasis mitra. Perangkat disiapkan sebelum ujian berlangsung.
 
“Cukup mengaktifkan internet, langsung terhubung dengan pihak yang memberikan jawaban,” jelasnya.
 
Kampus kemudian melakukan investigasi internal. Hasilnya menunjukkan adanya pelanggaran serius.
 
Baca juga: Tak Cuma Metal Detector, ITS Pakai Teknologi AI Pastikan Keaslian Peserta UTBK

 
“Kami langsung hentikan kerja sama dengan mitra tersebut,” katanya.
 
Selain itu, pihak terkait juga dikenai sanksi. Termasuk tenaga IT dan pihak sekolah.
 
“Tim IT diberhentikan dan kepala sekolah mendapat teguran,” ujarnya.
 
Temuan ini menjadi peringatan serius bagi sistem seleksi nasional. Kecurangan tidak lagi bersifat individu. “Ini sudah masuk kategori sindikat,” tegasnya.
 
UNJ menegaskan komitmen menjaga integritas seleksi. Pengawasan terus diperketat. “Kami berusaha memastikan proses berjalan jujur dan adil,” tuturnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan