Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Menjadikan Mi Instan sebagai Lauk di Nasi Bukanlah Ide Bagus

Rona obesitas
Kumara Anggita • 02 Juli 2020 11:59
Jakarta: Mi instan adalah makanan yang mudah dimasak dan memberikan kenikmatan yang tiada tara. Oleh karena itu, banyak dari kita yang menjadikannya sebagai menu favorit.
 
Bahkan di Indonesia, mi instan ini sering dijadikan lauk. Tak jarang Anda akan melihat mi instan digabungkan dengan seporsi nasi.
 
Namun apakah ini adalah ide yang bagus untuk tetap dilakukan? Berikut penjelasannya oleh Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastro Entero Hepatologi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prof. Ari menjelaskan bahwa tidak ada larangan bila Anda ingin menambahkan nasi di mi instan yang Anda masak. Namun, Anda perlu tahu bahwa dua kombinasi ini akan memberikan kalori yang tinggi.
 
“Masalah boleh (menambahkan nasi dengan mi instan) silahkan saja. Namun, kita harus mengerti nasi ini karbohidrat dan mi juga karbohidrat. Jadi kita menggabungkan karbohidrat dengan karbohidrat. Artinya nilai kalorinya jadi lebih tinggi,” paparnya dalam Instagram Live dengan tema Apa Kata Dokter: Berbagai Pertanyaan Seputar Konsumsi Mie Instan.
 
Konsumsi kalori secara berlebihan tentunya bukanlah hal yang baik. Sebab ini bisa menyebabkan obesitas.
 
“Kita sebaiknya sudah mengurangi konsumsi karbohidrat ini. Seringkali masyarakat menggunakan mi sebagai lauknya. Dia makan tambah lauk,” ungkapnya.
 
“Lihat komposisinya. Jangan sampai nilai kalori yang kita konsumsi berlebihan. Akhirnya jadi bisa menimbulkan obesitas,” lanjutnya.
 
Dan bila seseorang sudah obesitas. Penyakit pun mudah datang. Hal ini pada akhirnya akan jadi sangat merugikan.
 
“Kalau sudah obesitas, bisa macam-macam. Bisa risiko terjadinya diebetes melitus (DM). Kalau sudah DM, gangguan darahnya jadi hipertensi misalnya,” ujarnya.
 
Oleh karena itu, Prof. Ari menganjurkan agar Anda lebih fokus pada asupan kalori harian saja. Makan mi instan dengan nasi boleh Anda lakukan, asalkan Anda bisa tetap menjaga asupan kalori di angka yang ideal.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif