Acara Afternoon Tea with Darlie. (Foto: Krispen/Medcom.id)
Acara Afternoon Tea with Darlie. (Foto: Krispen/Medcom.id)

Manfaat Aroma Teh untuk Kehidupan

Rona kesehatan gigi dan mulut teh
Sunnaholomi Halakrispen • 07 Februari 2020 19:33
Jakarta: Teh memancarkan aroma harum. Menikmati teh pun bisa dilakukan di berbagai situasi. Bahkan, terdapat sejumlah manfaat dari aroma teh untuk kehidupan.
 
"Ketika hendak mencoba menenangkan diri, bersantailah sejenak sambil menikmati secangkir teh. Manfaat aromanya bisa menenangkan diri," ujar Jenny Chua selaku Brand Manager Darlie Indonesia di Tea Addict Lounge and Resto, Jakarta Selatan, Jumat, 7 Februari 2020.
 
Apalagi, usai menghadapi hari yang penuh tekanan bisa berisiko terjadinya stres. Proses menyeduh teh sendiri bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, saat menghirup teh dan menikmatinya juga memengaruhi kondisi diri. Jenny memaparkan bahwa menikmati teh juga memengaruhi komunikasi dengan orang lain.
 
"Mengundang teman atau saudara untuk menikmati teh bersama sambil mengobrol, juga bisa dijadikan sebagai solusi menenangkan diri. Teh bukan sekadar pelengkap acara reuni atau bercengkrama, tetapi juga rileks bersama," paparnya.
 
Cara mengelola stres juga bisa dengan menjalani pola hidup sehat. Salah satunya, mengonsumsi makanan sehat agar gizi dalam tubuh dapat terpenuhi dengan tepat.
 
Selain itu melakukan olahraga secara teratur dan diimbangi dengan pola tidur yang tepat. Jangan lupa rutin membersihkan gigi, menyikat gigi minimal dua kali dalam satu hari.
 
"Sebab, menjaga kesehatan gigi dan mulut juga dinilai sangat penting. Terutama, untuk menghalau sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi," ucapnya.
 
Hal tersebut berkaitan dengan pasta gigi yang mengandung aroma teh. Ia menekankan, kandungan polifenol dalam teh berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan mencegah peradangan pada gigi.
 
"Teh ada polifenol, kandungannya untuk kecantikan juga ada. Untuk gigi juga ada karena akan menghambat bakteri di mulut," pungkasnya.
 
Bakteri sendiri berisiko menyukseskan pembentukan biofilm atau penempelan sejumlah sel yang berisiko menyebabkan penumpukan plak pada gigi. Kandungan polifenol diyakini bisa mencegah kerusakan tersebut.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif