Jakarta: Bentuk dan ukuran tubuh dapat menunjukkan kondisi kesehatan, termasuk potensi lemak yang tersimpan dalam tubuh. Selain itu, dokter dan ahli memiliki ukuran lain untuk mengetahui status kebugaran dan keseharan seseorang.
Mengutip WebMD, Indeks Massa Tubuh (BMI), ukuran pinggang, rasio pinggang-pinggul dan ukuran paha adalah alat ukur lain yang umum dipakai hingga sekarang.
1. Indeks Massa Tubuh (BMI)
Nilai indeks massa tubuh dihitung dari tinggi dan berat badan. Skor 25 atau lebih menunjukkan kelebihan berat badan, 30 atau lebih poin untuk obesitas. Tapi BMI tidak dapat mengukur lemak tubuh secara langsung, atau memberi informasi mengenai kecenderungan lemak di tubuh.2. Ukuran pinggang
Ini adalah cara sederhana mengukur berapa banyak lemak di sekitar perut. Ukuran pinggang memberitahu risiko seseorang mengalami masalah kesehatan, seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Untuk mengukurnya, sejajarkan pita pengukur sejajar pusar kemudian lingkari perut. Ingat, jangan menahan napas saat melakukannya. Pada wanita ukuran pinggang 88,9 cm atau lebih pertanda terlalu banyak lemak perut. Pada pria, ukurannya 101 cm.
(1).jpg)
(Bentuk tubuh telah dimiliki sejak lahir. Tetapi di luar penampilan fisik, ada banyak hal yang dapat dilakukan agar tetap sehat. Foto: Pexels.com)
3. Rasio pinggang-pinggul
Cara ini dapat dipakai mengukur lemak di sekitar bagian tengah tubuh. Ukur pinggang tepat di atas pusar lalu bagi dengan ukuran pinggul di titik terlebar. Nilai yang lebih besar dari 0,85 pada wanita atau 0,9 pada pria merupakan zona bahaya bagi kesehatan.4. Paha lebih besar, lebih sehat?
Para ilmuwan mempelajari sekitar 3.000 orang dewasa selama lebih dari 12 tahun. Mereka menemukan mereka yang ukuran paha kurang dari 24 ½ inci atau sekitar 66 cm lebih mungkin untuk memiliki penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.Masalah kesehatan memburuk jika ukuran paha semakin kecil. Namun, penelitian ini tidak melacak apakah paha pada orang lebih besar karena lemak, otot, atau keduanya. Sehingga sulit untuk mengatakan mengapa mereka lebih baik.
5. Otot lengan
Studi pada 4.000 pria berusia antara 60- 79 tahun mengenai komposisi tubuh menemukan pinggang yang lebih ramping dan lengan lebih besar lebih berpeluang memiliki umur panjang dan kesehatan yang lebih baik. Mereka dengan ukuran otot lengan tengah lebih besar hidup lebih lama. Kemungkinannya, lengan berotot mencerminkan gaya hidup yang lebih sehat, seperti olahraga teratur.6. Latihan untuk tetap bugar
Bentuk tubuh telah dimiliki sejak lahir. Tetapi di luar penampilan fisik, ada banyak hal yang dapat dilakukan agar tetap sehat. Olahraga membantu menghilangkan lemak yang lebih dalam dan membentuk otot, meskipun berat badan tetap sama.Jika sedang menurunkan berat badan, olahraga teratur dapat membantu mempertahankan bobot ideal. Olahraga ringan 30 menit lima hari seminggu dapat membangun otot tubuh.
7. Makan untuk bentuk tubuh sehat
Lemak trans dan makanan dan minuman manis tampaknya penyebab kenaikan lemak perut. Makanlah diet yang fokus pada sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Dianjurkan juga asupan protein tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
