Menurut pernyataan dari departemen negara bagian Amerika Serikat, gelas tembaga yang umumnya digunakan pada minuman cocktail dapat menyebabkan keracunan makanan, demikian dilaporkan oleh The Independent.
Peringatan tersebut datang dari Divisi Minuman Alkohol Iowa yang menyatakan bahwa tembaga dan campuran tembaga dapat menjadi beracun saat dikonsumsi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Negara bagian tersebut mengadaptasi Kode Moral Makanan Food and Drug Administration yang melarang bahan tembaga untuk bersentuhan langsung dengan makanan yang memiliki pH di bawah 6.0.

(Baca juga: Ini Alasan Anda Harus Sering Masak dengan Wajan Besi)
"Konsentrasi tembaga yang tinggi beracun dan dapat menyebabkan penyakit bawaan akibat makanan," demikian menurut pernyataan tersebut.
Ketika lapisaan tembaga atau campuran tembaga kontak dengan makanan yang bersifat asam, maka logam tersebut akan larut ke dalam makanan sehingga menimbulkan keracunan. Menurut NHS, gejala dari keracunan tembaga asalah muntah, sakit perut, pusing, mengantuk, hingga pingsan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
