Tetapi, sebuah penelitian yang dibahas dalam Science of US mengatakan bahwa makan malam lebih awal atau tidak makan malam sama sekali dapat meningkatkan jumlah lemak yang Anda bakar. Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa makan malam setelah jam 7 malam dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
Studi lain mengatakan bahwa makan di malam hari bisa menjadi baik jika mengandung karbohidrat. Ini karena karbohidrat dapat mengendalikan nafsu makan Anda di sepanjang hari berikutnya. Sedangkan yang lain mengatakan, makan malam di jam 10 malam dapat membuat Anda mengonsumsi 248 kalori lebih banyak daripada makan sebelumnya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ahli diet dan pakar nutrisi memberikan beberapa tips praktis terkait jam makan malam yang tepat dan bermanfaat bagi tubuh Anda seperti berikut.
(Baca juga: Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Diet Ketat)

1. Tidak ada waktu tetap untuk makan malam
Semuanya tergantung jadwal dan gaya hidup Anda. Tidak ada yang salah atau tidak ada yang tidak sehat dalam hal ini. Ahli diet Farah Fahad mengatakan, tiga jam sebelum waktu tidur adalah waktu yang tepat untuk makan malam. Karena, ini adalah saat yang tepat makanan Anda bisa dicerna.

2. Makan malam hanya saat Anda merasa lapar
Penting untuk benar-benar merasakan apakah Anda merasa lapar atau tidak. Jika Anda lapar, tubuh akan meminta kalori. Jika tubuh Anda tidak meminta kalori, tubuh akan menyimpannya sebagai lemak.

3. Makan malam yang berat dapat berdampak buruk pada metabolisme
Makanan berminyak atau berlemak tinggi akan dicerna lebih lambat dan dapat menyebabkan masalah dengan refluks atau sakit mag. Selain itu, makanan berat akan menyebabkan darah Anda masuk ke pencernaan dan tidak ke seluruh tubuh dan pulih saat Anda tidur. Merasa sangat lelah dan kurang energi di pagi hari adalah salah satu ciri Anda makan malam yang berat.

4. Hindari makanan tertentu ini
Asupan karbohidrat seperti pasta, roti atau makanan gorengan harus dibatasi jika bersamaan makanan pencuci mulut. Ahli diet merekomendasikan tidak mengonsumsi makanan berkabohidrat dalam jumlah besar. Karbohidrat akan berubah menjadi gula dalam darah dan memicu kenaikan insulin.
Karena Anda baru saja tidur, Anda tidak menggunakan gula itu untuk energi dan cenderung menyimpannya sebagai lemak. Jika Anda membeli karbohidrat gandum, pastikan untuk memasangkannya dengan protein dan lemak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
