Ilustrasi-Freepik
Ilustrasi-Freepik

Membedah Manfaat Vitamin D2 dan D3: Manakah yang Lebih Baik?

Rona vitamin D
Raka Lestari • 10 Agustus 2020 16:10
Jakarta: Vitamin D merupakan nutrisi penting yang membantu menyerap kalsium dan menjaga tulang Anda tetap kuat. Tetapi perlu diketahui, kalau vitamin D memiliki kategori yang berbeda.
 
Perbedaan itu tergantung dari senyawa kimia yang terkandung di dalamnya. Senyawa vitamin D yang paling umum adalah vitamin D2 dan vitamin D3, yang berasal dari berbagai sumber alami.
 
Baik manusia dan maupun tumbuhan dapat memproduksi vitamin D ketika mendapatkan paparan sinar matahari. Selain itu, tumbuhan juga bisa menghasilkan vitamin D2 yang terdapat di jamur. Sementara vitamin D3 diproduksi dari hewan, seperti ikan dan hati sapi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dokter umumnya akan memberi resep suplemen vitamin D2 jika Anda mengalami defisiensi vitamin D. Tetapi beberapa ahli menyebut, vitamin D3 lebih mudah diserap oleh tubuh dan lebih baik untuk meningkatkan kesehatan.
 
Susan Lanham-New, profesor nutrisi manusia dari University of Surrey menyarankan untuk memlih vitamin D3. Katanya, Vitamin D3 lebih efektif dalam meningkatkan level vitamin D dalam darah. Hal ini karena tubuh Anda memecah vitamin D2 lebih cepat, sehingga lebih cepat hilang dari tubuh.
 
"Meskipun pada umumnya vitamin D bisa didapatkan dari sinar matahari, kita tetap bisa dapat vitamin D melalui makanan yang dikonsumsi. Walaupun, hanya sedikit sumber makanan yang mengandung vitamin D3.,” ujar Lanham-New.
 
Kendati begitu, Anda tetap bisa mendapatkannya dari beberapa sumber makanan berikut:
-Ikan, terutama jenis ikan trout, salmon, sarden, dan minyak ikan cod
-Kuning telur
-Hati sapi
 
Sedangkan vitamin D2 dapat ditemukan dalam:
-Jamur, seperti jamur portabella dan shitake atau terutama pada jamur yang mendapatkan sinar cahaya matahari yang cukup tinggi.
-Makanan yang sudah difortifikasi dengan vitamin D seperti susu dan sereal fortifikasi.
 
Mendapatkan asupan vitamin D yang cukup tidak bisa hanya dari makanan dan sinar matahari saja. Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan level vitamin D, vitamin D3 bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Sebab lebih kuat dan memiiliki efek yang lebih lama.
 
Meskipun memang, Anda sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsinya karena mengonsumsi vitamin D berlebihan dapat menyebabkan racun, yang dapat mengarah pada mual dan muntah, masalah ginjal, depresi, dan penumpukan kalsium pada pembuluh darah dan organ vital.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif