Tiga Tahapan Menopause (Foto: gettyimages)
Tiga Tahapan Menopause (Foto: gettyimages)

Tiga Tahapan Menopause

Rona menopause
Sri Yanti Nainggolan • 25 April 2017 20:46
medcom.id, Jakarta: Seiring dengan menuanya usia, setiap wanita akan melalui masa menopause. Dalam masa tersebut, ada tiga tahapan yang akan dilalui.
 
Menopause merupakan suatu tahapan fisiologis (normal) dari setiap wanita dengan ciri tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut tanpa adanya pemicu seperti penyakit tertentu, pengobatan tertentu, kehamilan atau masa menyusui.
 
"Normalnya terjadi pada usia 51 tahun, namun sudah terjadi transisi pada usia 40-60 tahun. Kalau di Asia umumnya pada usia 48-52 tahun," kata dr. Ni Komang Yeni DS, SpOG selaku Wakil Ketua Perkumpulan Menopause Indonesia Cabang Jakarta Raya (PERMI JAYA) dalam seminar media, di Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat masa transisi, produksi hormon estrogen dan progesteron yang biasa berperan di siklus menstruasi pada ovarium (indung telur) mulai berkurang. Demikian juga dengan fertilitas (kesuburan), meskipun kemungkinan untuk hamil masih ada.
 
Menopause memiliki dalam tiga tahapan yaitu, perimenopause, menopause dan post-menopause. Pada tahap perimenopause, tingkat estrogen dan progesteron mulai menurun. Tahap yang biasanya dialami pada usia 40-an tersebut terjadi sekitar 3-5 tahun sebelum masa menopause.
 
Ciri dari tahap ini adalah  menstruasi yang tidak teratur, semburan panas di wajah dan dada, gangguan tidur sampai dengan insomnia, berkeringat di malam hari, perubahan suasana hati, sensitif, depresi, cemas, vagina yang mulai kering atau rasa tidak nyaman saat berhubungan, dan adanya gangguan buang air kecil.
 
Tahap selanjutnya adalah menopause yang rata-rata dialami pada usia 50-52 tahun. Transisi dari tahap perimenopause ke tahap menopause biasanya berlangsung antara 1-3 tahun.
 
Tahapan terakhir, yaitu post menopause, akan dimulai setelah 1 tahun penuh sejak masa menstruasi terakhir. Keluhan-keluhan sejak tahap perimenopause biasanya masih terus dirasakan, walau mungkin tidak semua wanita merasakan gejala-gejala tersebut.
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif