Olahraga Berat Saat Remaja Bantu Atur Tekanan Darah

Sri Yanti Nainggolan 13 Juli 2018 12:59 WIB
kesehatanperkembangan remaja
Olahraga Berat Saat Remaja Bantu Atur Tekanan Darah
Studi menunjukkan bahwa intensitas olahraga mengubah mekanisme lain dari penyesuaian tekanan darah secara berbeda. (Foto: Christopher Campbell/Unsplash.com)
Jakarta: Satu lagi bukti yang menunjukkan bahwa olahraga memberikan manfaat jangka panjang. Sebuah studi menemukan bahwa rutin olahraga saat remaja dapat menurunkan risiko gangguan jantung saat tua. 

Studi yang dilakukan oleh Children’s Health & Exercise Research Centre, University of Exeter, tersebut melakukan eksperimen pada remaja laki-laki sehat berusia 12-15 tahun yang melakukan empat kegiatan berbeda selama tiga minggu. 

Para kunjungan pertama, partisipan diminta melakukan uji coba olahraga untuk menghitung intensitas latihan yang mencerminkan latihan intensitas kuat dan sedang.


Dalam beberapa jam setelah latihan, tekanan darah menurun di bawah nilai istirahat. Kejadian ini dikenal sebagai hipotensi pasca latihan. 

(Baca juga: Buah Ceri Bantu Turunkan Tekanan Darah)


(Penurunan tekanan darah remaja yang sehat kemungkinan memberikan manfaat klinis jangka panjang pada mereka dengan tekanan darah tinggi, seperti yang dilaporkan sebelumnya pada orang dewasa. Foto: Ayo Ogunseinde/Unsplash.com)

Hasil ini menunjukkan bahwa pada remaja, 8 dari 10 menit saat berlari dengan intensitas yang kuat (yaitu berlari mendekati denyut jantung maksimum) menyebabkan hipotensi pasca latihan yang berlangsung hingga satu jam.

Namun, hasil yang sama tidak diamati pada intensitas sedang (yaitu jogging), di mana tekanan darah dipulihkan hanya dua puluh menit setelah latihan.

Temuan ini menunjukkan bahwa intensitas olahraga mengubah mekanisme lain dari penyesuaian tekanan darah secara berbeda, satu jam setelah selesainya latihan pada remaja yang sehat.

Penurunan tekanan darah remaja yang sehat kemungkinan memberikan manfaat klinis jangka panjang pada mereka dengan tekanan darah tinggi, seperti yang dilaporkan sebelumnya pada orang dewasa. 

Demikian pula, tekanan darah yang mengurangi efek latihan dapat mengarah pada pengendalian tekanan darah yang lebih baik, terutama ketika anak-anak muda menghadapi situasi yang penuh tekanan.






(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id