6 Gejala Anda Miliki Penggumpalan Darah (Foto: istock)
6 Gejala Anda Miliki Penggumpalan Darah (Foto: istock)

6 Gejala Anda Miliki Penggumpalan Darah

Rona kesehatan
Torie Natalova • 09 Maret 2019 08:00
Jakarta: Pembekuan atau penggumpalan darah diperlukan untuk menghentikan pendarahan ketika Anda terluka. Tetapi, terkadang gumpalan muncul ketika tidak dibutuhkan dan kondisi inilah yang bisa menimbulkan masalah terutama jika terbentuk di pembuluh darah dalam di dekat otot Anda.
 
Ketika gumpalan darah terbentuk dalam sistem yang lebih dalam ini, mereka bisa menyakiti tubuh dan sangat berbahaya. Jenis bekuan ini disebut deep vein thrombosis atau DVT. Kondisi ni menyebabkan kemacetan dalam sirkulasi darah dan mencegah aliran darah yang membuat sistem Anda tetap beroperasi.
 
Jika DVT terlepas dari tempat aslinya dan mengalir ke paru-paru Anda, ini akan berubah menjadi emboli paru yang mencegah organ-organ vital mendapatkan oksigen dan darah yang mereka butuhkan. Ini bisa merusak paru-paru dan organ lain, bahkan bisa berakibat fatal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengetahui gejala-gejala DVT sangat penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat waktu. Berikut adalah gejala penggumpalan darah yang perlu Anda waspadai.
 
1. Pembengkakan dalam satu tungkai
 
Kaki atau lengan yang bengkak adalah salah satu tanda DVT paling umum. Gumpalan darah dapat menghalangi aliran darah yang sehat di kaki dan darah dapat menyatu di belakang gumpalan yang menyebabkan pembengkakan. Bengkak akibat DVT seringkali disertai dengan rasa sakit.
 
2. Nyeri kaki atau lengan
 
Rasa sakit akibat gumpalan darah sering disalahartikan sebagai kram atau otot tegang. Nyeri DVT cenderung menyerang ketika Anda berjalan atau melenturkan kaki ke atas, terutama jika kulit di sekitarnya hangat atau berubah warna.
 
3. Kemerahan di kulit
 
Gumpalan darah bisa menyebabkan kemerahan pada tungkai yang terkena dan membuat lengan atau kaki Anda terasa hangat saat disentuh.
 
4. Sakit dada
 
Rasa sakit di dada mungkin membuat Anda berpikir terkena serangan jantung, tapi ini bisa juga akibat emboli paru. Nyeri akibat emboli paru cenderung tajam dan menusuk, dan terasa paling buruk saat Anda menarik napas dalam.
 
5. Napas pendek atau jantung berdebar kencang
 
Gumpalan darah di paru-paru memperlambat aliran O2 Anda. Ketika oksigen rendah, detak jantung Anda tinggi untuk mencoba mendapatkan oksigen. Merasa dada berdebar-debar dan kesulitan bernapas dalam, bisa jadi Anda menderita emboli paru.
 
6. Batuk tiba-tiba
 
Jika Anda mengalami sesak napas, detak jantung yang cepat atau nyeri dada, bisa jadi ini gejala emboli paru. Batuknya akan kering, tetapi kadang orang bisa batuk lendir dan/atau darah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ELG)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif