FITNESS & HEALTH
The Silent Killer: Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Dikira Capek Biasa
Aulia Putriningtias
Jumat 29 Mei 2026 / 18:03
- Kolesterol dalam darah dibagi menjadi dua jenis, yaitu high-density lipoprotein (HDL) dan low-density lipoprotein (LDL).
- LDL dikenal sebagai kolesterol jahat karena dapat menumpuk di dinding pembuluh darah.
- Tubuh sejatinya memberikan sinyal halus ketika kadar kolesterol melampaui batal normal.
Jakarta: Pasca Lebaran Iduladha, mengonsumsi daging kambing adalah keharusan, tetapi bisa jadi kelebihan. Kelebihan tersebutlah yang dapat menyebabkan kolesterol berpotensi tinggi.
Kolesterol dalam darah dibagi menjadi dua jenis, yaitu high-density lipoprotein (HDL) dan low-density lipoprotein (LDL). HDL, atau kolesterol baik, berfungsi mengangkut kolesterol dari pembuluh darah ke hati untuk dibuang. Sebaliknya, LDL dikenal sebagai kolesterol jahat karena dapat menumpuk di dinding pembuluh darah.
Tubuh sejatinya memberikan sinyal halus ketika kadar kolesterol melampaui batal normal. Namun, tak banyak orang sadar ketika kolesterol itu menunjukkan tanda-tanda tinggi, bahkan banyak yang justru mengabaikannya.
Adapun tanda-tanda yang harus kamu pantau ketika tubuh mengeluarkan tanda ini, siapa tahu hal itu adalah tanda kolesterol naik, antara lain:
Jika mengalami hal tersebut, bisa jadi ini pertanda penumpukan plak di pembuluh darah jantung. Jika kamu mengalami hal ini, langsung saja kurangi makanan berlemak jenuh seperti gorengan dan daging merah.
Plak kolesterol di pembuluh kaki menyebabkan kram atau nyeri saat beraktivitas (claudication). Jika terjadi hal ini, kalau kamu merokok, segeralah untuk berhenti dan melakukan kontrol gula darah, terutama bagi diabetes.
Xanthoma merupakan benjolan kuning yang muncul di bawah kulit. Benjolan ini biasanya ada di kelopak mata, siku, atau punggung. Penumpukan lemak ini terjadi akibat kadar kolesterol yang berlebihan dalam darah.
Terjadinya sakit kepala saat kolesterol naik karena kenaikan kadar kolesterol dapat menyebabkan penumpukan plak yang mempersempit pembuluh darah dan menghambat aliran darah ke otak. Akibatnya, otak tidak mendapatkan cukup oksigen sehingga bisa memicu sakit kepala.
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah. Hal ini dapat mengakibatkan penyempitan dan menghambat aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke penis.
Ketika aliran darah ke area ini terganggu, pria mungkin mengalami kesulitan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi. Kondisi ini dikenal sebagai disfungsi ereksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Kolesterol dalam darah dibagi menjadi dua jenis, yaitu high-density lipoprotein (HDL) dan low-density lipoprotein (LDL). HDL, atau kolesterol baik, berfungsi mengangkut kolesterol dari pembuluh darah ke hati untuk dibuang. Sebaliknya, LDL dikenal sebagai kolesterol jahat karena dapat menumpuk di dinding pembuluh darah.
Tubuh sejatinya memberikan sinyal halus ketika kadar kolesterol melampaui batal normal. Namun, tak banyak orang sadar ketika kolesterol itu menunjukkan tanda-tanda tinggi, bahkan banyak yang justru mengabaikannya.
Adapun tanda-tanda yang harus kamu pantau ketika tubuh mengeluarkan tanda ini, siapa tahu hal itu adalah tanda kolesterol naik, antara lain:
1. Nyeri dada atau sesak napas
Jika mengalami hal tersebut, bisa jadi ini pertanda penumpukan plak di pembuluh darah jantung. Jika kamu mengalami hal ini, langsung saja kurangi makanan berlemak jenuh seperti gorengan dan daging merah.
2. Kaki terasa berat atau nyeri saat berjalan
Plak kolesterol di pembuluh kaki menyebabkan kram atau nyeri saat beraktivitas (claudication). Jika terjadi hal ini, kalau kamu merokok, segeralah untuk berhenti dan melakukan kontrol gula darah, terutama bagi diabetes.
3. Muncul lemak di bawah kulit
Xanthoma merupakan benjolan kuning yang muncul di bawah kulit. Benjolan ini biasanya ada di kelopak mata, siku, atau punggung. Penumpukan lemak ini terjadi akibat kadar kolesterol yang berlebihan dalam darah.
4. Sakit kepala
Terjadinya sakit kepala saat kolesterol naik karena kenaikan kadar kolesterol dapat menyebabkan penumpukan plak yang mempersempit pembuluh darah dan menghambat aliran darah ke otak. Akibatnya, otak tidak mendapatkan cukup oksigen sehingga bisa memicu sakit kepala.
5. Disfungsi ereksi
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah. Hal ini dapat mengakibatkan penyempitan dan menghambat aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke penis.
Ketika aliran darah ke area ini terganggu, pria mungkin mengalami kesulitan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi. Kondisi ini dikenal sebagai disfungsi ereksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)