Ilustrasi doa. Foto: MI
Ilustrasi doa. Foto: MI

Catat Waktunya! Hari Tasyrik Berapa Hari Beserta Amalan yang Dianjurkan

Citra Larasati • 29 Mei 2026 08:33
Ringkasnya gini..
  • Tasyrik juga dapat diartikan sebagai tindakan menghadapkan sesuatu ke arah timur atau arah datangnya sinar matahari.
  • Berdasarkan kalender Hijriah, hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari berturut-turut setelah perayaan Iduladha pada 10 Dzulhijjah.
  • Sepanjang tiga hari ini, umat Islam sangat dianjurkan untuk terus meningkatkan amal ibadah
Jakarta: Umat Islam selalu menyambut kehadiran hari Tasyrik dengan penuh rasa syukur setelah merayakan Iduladha. Waktu istimewa ini menjadi momen penting karena umat Islam masih diperbolehkan untuk menyembelih hewan kurban.
 
Biasanya, hari-hari ini memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan ibadah haji serta penyembelihan kurban. Masyarakat pun senantiasa diingatkan mengenai keutamaan serta ketentuan ibadah pada waktu tersebut.
 
Salah satu aturan mendasar yang wajib dipatuhi oleh setiap muslim adalah larangan untuk menunaikan ibadah puasa. Larangan tersebut diberlakukan agar umat Islam dapat menikmati berkah makanan dari hewan yang telah disembelih.

Lantas, apa sebenarnya Hari Tasyrik dan durasinya berapa hari? Yuk simak penjelasannya berikut ini:

Apa Itu Hari Tasyrik?

Mengutip laman Majelis Ulama Indonesia, secara kebahasaan istilah tasyrik atau tasyriq dalam bahasa Arab diambil dari kata masdar ‘syarraqa’. Kata tersebut memiliki makna berupa matahari yang terbit atau aktivitas menjemur sesuatu di bawah terik matahari. 
 
Selain itu, tasyrik juga dapat diartikan sebagai tindakan menghadapkan sesuatu ke arah timur atau arah datangnya sinar matahari. Syekh Ibnu Manzur (711 H) menjelaskan adanya dua pandangan ulama mengenai asal-usul penamaan waktu istimewa ini:
 
Dinamakan tasyrik karena waktu tersebut merupakan hari-hari saat umat Islam menjemur daging kurban mereka untuk dijadikan dendeng. Pada masa Rasulullah SAW, teknologi pendingin seperti kulkas belum ada, sehingga menjemur daging di bawah terik matahari menjadi cara efektif agar persediaan makanan hasil kurban melimpah tersebut dapat disimpan dalam jangka panjang.
 
Penamaan ini merujuk pada pelaksanaan ritual penyembelihan hewan kurban yang baru boleh dilakukan setelah matahari terbit di ufuk timur.

Hari Tasyrik Berapa Hari?

Berdasarkan kalender Hijriah, hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari berturut-turut setelah perayaan Iduladha pada 10 Dzulhijjah. Tiga hari yang dimaksud jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
 
Selama tiga hari ini, umat Islam dilarang keras untuk berpuasa karena waktu tersebut merupakan momen untuk makan, minum, dan bersyukur. Larangan berpuasa selama tiga hari ini ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW berikut:
 
عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَا لَمْ يُرَخَّص| فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ إِلَّا لِمَنْ لَمْ يَجِدْ الْهَدْيَ
 
“Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: “Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari Tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji.” (HR. Bukhari, no. 1859)
 
Selain itu, penegasan mengenai status tiga hari tersebut sebagai hari raya dan waktu makan-minum juga tertuang dalam sabda Rasulullah SAW:
 

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ يَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَأَيَّامَ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الْإِسْلَامِ وَهِيَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
 
“Dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Hari Arafah, hari Iduladha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita pemeluk agama Islam, serta merupakan hari-hari untuk makan dan minum.” (HR. An-Nasa’i, no. 2954)
 
Sepanjang tiga hari ini, umat Islam sangat dianjurkan untuk terus meningkatkan amal ibadah mereka, seperti memperbanyak zikir, memanjatkan doa, serta menuntaskan penyembelihan hewan kurban bagi yang mampu. 
 
Perintah kurban ini juga sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Kautsar ayat 2:
 
فَصَلِّ Lِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ
 
“Maka, laksanakanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurban lah!”

Amalan yang Dianjurkan pada Hari Tasyrik

Mengutip laman jombang.nu.or.id, selain menyembelih hewan kurban, terdapat beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat Islam sepanjang Hari Tasyrik untuk mendapatkan pahala:

Memperbanyak Bacaan Takbir Setelah Salat

Ibnu Hajar Al-Asqalani mengutip pandangan Imam Abu Hanifah mengenai amalan utama pada Hari Tasyrik, yakni membaca takbir setelah menunaikan ibadah shalat.
 
وكان أبو حنيفة يذهب بالتشريق في هذا إلى التكبير في dبر الصلاة
 
Artinya: “Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa amal pada Hari Tasyrik adalah takbir setelah shalat.” (Fathul Bari, juz II, halaman 525).

Memperbanyak Tahlil, Tahmid, dan Takbir

Dalam riwayat lain, umat Islam juga sangat dianjurkan untuk memperbanyak lisan mereka dengan lantunan tahlil, tahmid, dan takbir selama Hari Tasyrik berlangsung.
 
وقد وقع في رواية بن عمر من الزيادة في آخره فَأَكْثِرُوْا فِيْهِنَّ مِنَ التَّهْلِيْلِ وَالتَّحْمِيْدِ وَالتَّكْبِيْرِ
 
Artinya: “Pada riwayat Ibnu Umar ada tambahan kalimat di akhir, ‘Perbanyaklah tahlil, tahmid, dan takbir pada Hari Tasyrik.” (Fathul Bari, juz II, halaman 529).

Memperbanyak Berbagai Amal Saleh

Hari Tasyrik menjadi momentum emas untuk memperbanyak segala bentuk kebajikan. Menurut Ibnu Abi Jamrah, amal apa pun yang dilakukan pada Hari Tasyrik memiliki nilai keutamaan yang lebih tinggi dibanding jika dikerjakan pada hari-hari biasa.
 
وقال بن أبي جمرة الحديث دال على أن العمل في أيام التشريق أفضل من العمل في غيره
 
Artinya: “Ibnu Abi Jamrah mengatakan, ‘Hadis ini menunjukkan bahwa amal apa pun pada Hari Tasyrik lebih utama daripada amal yang sama di luar Hari Tasyrik.” (Fathul Bari, juz II, halaman 527).
 
Melalui rujukan di atas, Hari Tasyrik merupakan waktu istimewa bagi setiap muslim untuk meningkatkan ketakwaan, baik melalui zikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, maupun amal kebaikan lainnya. Keistimewaan waktu ini menjadi bukti nyata bahwa Allah SWT memuliakan waktu-waktu tertentu, sebagaimana Dia memuliakan tempat-tempat tertentu di bumi.
 
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai Hari Tasyrik berapa hari dan amalan yang dianjurkan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA