Berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya vertigo. (Foto: Pexels.com)
Berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya vertigo. (Foto: Pexels.com)

Beberapa Penyebab Vertigo

Rona kesehatan vertigo
Raka Lestari • 06 Mei 2019 17:38

Vertigo biasanya ditandai dengan rasa pusing pada kepala yang menghasilkan sensasi bahwa dunia di sekitar Anda berputar-putar atau sebaliknya. Selain sensasi pusing pada kepala, Anda juga mungkin akan mengalami mual atau penglihatan yang berbayang.

 
 
Jakarta:
Beberapa orang yang mengalami vertigo juga dilaporkan mengalami penurunan kemampuan pendengaran atau rasa mendengung di telinga mereka.
 
Semua gejala vertigo tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari penyebab vertigo mereka. Dilansir dari Reader's Digest, berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya vertigo:

1. Penyakit Meniere

Penyakit Meniere adalah gangguan pada telinga bagian dalam yang menyebabkan vertigo, dering di telinga, dan gangguan pendengaran.  

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini adalah kondisi kronis yang tidak bisa diobati, tetapi pasien dapat mengelola dan mengurangi gejalanya, menurut Ian Swinburne, PhD, dari Harvard Medical School.
 
"Serangan vertigo kemungkinan timbul pada pasien dengan penyakit Meniere, karena jaringan telinga bagian dalam sobek karena terlalu banyak tekanan cairan - menyebabkan lingkungan internal telinga menjadi tidak normal," jelasnya.

2. Labirinitis akut

Karena vertigo perifer disebabkan oleh kerusakan dalam telinga bagian dalam, maka infeksi telinga dapat menyebabkan vertigo. "Infeksi pada telinga bagian dalam dapat menyebabkan vertigo parah yang disebut labirinitis akut," kata ahli saraf Arif Dalvi, MD, MBA, dari Palm Beach Neuroscience Institute.
 
"Labirinitis akut paling sering disebabkan oleh infeksi virus, seperti herpes simpleks. Infeksi telinga lainnya, seperti otitis media, juga dapat menyebabkan vertigo," tambahnya.
 
Beberapa Penyebab Vertigo
(Serangan vertigo kemungkinan timbul pada pasien dengan penyakit Meniere, karena jaringan telinga bagian dalam sobek karena terlalu banyak tekanan cairan. Foto: Pexels.com)

3. Vestibular neuronitis

Kondisi ini berdampak pada saraf vestibulocochlear yang terletak di dalam telinga bagian dalam. Ketika saraf ini meradang, ia menghambat kemampuan otak untuk secara akurat memproses informasi tentang posisi dan keseimbangan kepala.
 
Ini menyebabkan vertigo perifer yang parah dan ekstrem serta gejala lain seperti sulit berkonsentrasi. Menurut Cleveland Clinic, neuronitis vestibular dapat disebabkan oleh infeksi virus seperti herpes zoster, herpes simpleks, campak, polio, hepatitis, flu, cacar air, dan gondokan.

4. Stres

"Bukti terbaik yang kami miliki menunjukkan bahwa vertigo kemungkinan diperburuk oleh stres, tetapi hanya tipe vertigo tertentu, terutama BPPV, dan mungkin neuronitis vestibular," kata Rick Pescatore, DO, dari Department of Emergency Medicine for the Inspira Health Network.
 
"Jadi, untuk meringkas hal itu, walaupun pasti ada hubungan antara vertigo dan stres, ada kemungkinan komponen lain yang lebih kuat," tambahnya.

5. Stroke

Penyebab lain vertigo sentral adalah stroke. "Untungnya, vertigo yang disebabkan oleh stroke sangat jarang dan biasanya hanya terjadi pada pasien yang lebih tua," kata Dr Pescatore.
 
Menurut Harvard Health, Anda dapat mengurangi risiko stroke dengan tidak merokok, menurunkan berat badan jika perlu, berolahraga lebih banyak, dan tidak meminum alkohol.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif