Ganti Antibiotik dengan Madu saat Batuk Melanda (Foto: gettyimages)
Ganti Antibiotik dengan Madu saat Batuk Melanda (Foto: gettyimages)

Ganti Antibiotik dengan Madu saat Batuk Melanda

Rona tips kesehatan batuk antibiotik
Torie Natalova • 03 September 2018 06:00
Jakarta: Manfaat madu sudah dikenal memiliki sifat penyembuhan alami yang terbaik. Kini, panduan terbaru dari Public Health England dan The National Institute for Health and Care Excellence, mendesak dokter-dokter untuk tidak selalu meresepkan antibiotik pada pasien batuk dan flu biasa.
 
Mereka meminta dokter untuk merekomendasikan madu sebagai pertolongan pertama ketika batuk, daripada meminum antibiotik. Para ahli kesehatan mengatakan bahwa dalam banyak kasus, batuk akut akan berlangsung sekitar tiga minggu dan antibiotik tidak berpengaruh banyak terhadap gejalanya.
 
Panduan ini bertujuan untuk mengatasi masalah resistensi antibiotik yang terus berkembang. Selain madu, Anda juga bisa menambahkan obat-obatan yang dijual bebas daripada meminta resep antibiotik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelum terburu-buru periksa ke dokter, cobalah untuk minum madu atau obat batuk yang mengandung pelargonium, guaifenesin atau dekstrometorfan, yang terbukti memiliki manfaat untuk meredakan gejala batuk.
 
Minuman madu yang dicampur lemon dan air hangat mampu menenangkan sakit tenggorokan dan hidung yang berair. Antibiotik tidak diperlukan untuk orang yang mengalami batuk dan flu lebih dari 2-3 minggu. Namun, jika batuk semakin memburuk dan kondisi yang dirasakan sangat tidak sehat atau sesak napas, maka mereka perlu periksa diri ke dokter.
 
Meminum antibiotik ketika tubuh Anda tidak membutuhkannya akan membuat Anda dan keluarga berisiko terkena infeksi yang pada gilirannya menjadi hal yang tidak mudah diobati.
 
 
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif