(Foto: Daily Mail)
(Foto: Daily Mail)

Masyarakat Perkotaan Lebih Rentan Depresi

Rona psikologi
Sri Yanti Nainggolan • 06 April 2017 14:10
medcom.id, Jakarta: Masalah kesehatan jiwa mulai mendapat perhatian khusus secara global. Hal ini terlihat dari tema yang diambil untuk memeringati Hari Kesehatan Dunia tahun ini, yaitu Depresi: Mari Bicara.
 
Depresi merupakan kondisi untuk menggambarkan terganggunya kesehatan mental yang umumnya ditandai dengan gejala rasa sedih yang berkepanjangan, serta hilangnya minat melakukan kegiatan yang disukai.
 
Orang yang depresi biasanya menjadi kurang aktif (energi menurun), nafsu makan mengalami perubahan, gangguan tidur (kurang atau berlebih), cemas, susah konsentrasi, merasa bersalah, putus asa, bahkan bisa mengacu pada bunuh diri bila sudah pada tahap berat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gangguan tersebut umumnya lebih banyak dialami masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan karena berbagai faktor penyebab.
 
"Perbandingan depresi antara masyarakat kota dan desa cukup besar, yaitu 70 persen dengan 30 persen. Kebanyakan penyebab depresi yang dialami masyarakat kota juga kebanyakan serupa," ujar Dirjen Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan dr. HM Subuh, MPPM di Kementerian Kesehatan, Kamis (6/4/2017).
 
Beberapa jenis tekanan yang dialami masyakarat kota antara lain masalah kekumuhan, tekanan ekonomi, dan hubungan sosial yang tak sesuai harapan.
 
"Misalnya saja macet di pagi hari yang sudah memberi tekanan tersendiri. Selain itu beberapa hal lain (multifaktor) yang bisa memicu terjadinya depresi," tambahnya.
 
Oleh karena itu, Kementrian Kesehatan terus berupaya melakukan beberapa  program terkait kesehatan jiwa masyarakat secara keseluruhan, baik itu secara promotif, preventif, maupun kuratif.
 
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan prevalensi gangguan mental emosional di Indonesia rata-rata mencapai enam persen, dimana Sulawesi Tengah mencapai angka tertinggi yaitu 11,6 persen dan Lampung berada paling bawah dengan prevalensi 1,2 persen.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif