Dokter riza juga mengingatkan para ibu untuk melebihkan jatah ASI agar bayi tak lapar.(Ilustrasi/Pexels)
Dokter riza juga mengingatkan para ibu untuk melebihkan jatah ASI agar bayi tak lapar.(Ilustrasi/Pexels)

Berapa Banyak Bayi Harus Minum ASI Perah dalam Sehari?

Rona air susu ibu ASI Perah (ASIP)
Kumara Anggita • 13 Mei 2020 18:02
Jakarta: ASI perlu diperah dan disimpan di dalam kulkas agar bayi bisa tetap mendapatkannya saat ibu sedang tak bersama. Ini umumnya dilakukan oleh para ibu yang bekerja. Namun, para ibu masih suka bingung, berapa banyak asi perah itu harus diberikan? 
 
Berikut penjelasannya oleh dr Riza Sulfianna dokter dan konselor menyusui di Orami
 
Pertama, Anda harus tahu kebutuhan harian bayi. Rata-rata mereka membutuhkan 750 ml sehari. Bagilah 750 ml ASI sesuai dengan sesi yang bayi butuhkan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Mari kita kaji dari kebutuhan cairan bayi dalam 24 jam usia 0 sd 6 bulan sekitar 100 sd 150 ml per kg bb,  atau ada yang merata-ratakan 750 ml dalam 24 jam. Anggaplah bayi minum per 2 jam, ada 12x minum asi bayi per hari, diratakan sekitar 65-70 ml sekali minum,” paparnya. 
 
Dokter riza juga mengingatkan para ibu untuk melebihkan jatah ASI agar bayi tak lapar. “Jika ibu bekerja 8 jam sehari, ada 4x sesi minum, sehingga butuh asi perah sekitar 280-300 ml, jangan lupa tinggalkan asi perah untuk jaga-jaga jika ibu telat pulang sekitar 100ml,” jelasnya.
 
Jadi, para ibu bekerja tak perlu bingung lagi. Setidaknya 400ml ASI perah untuknya, jangan lupa siapkan ASI yang paling segar. 
 
“Kesimpulannya setiap hari ibu bekerja 8 jam meninggalkan asi perah sekitar kurang lebih 400ml. Dan ingat asi baru perah itulah yang paling baik diberi ke bayi, dalam arti kata perah hari ini simpan di kulkas bawah saja dan berikan asi tersebut besok ke bayi, dan begitu seterusnya,” ujarnya. 
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif