Menurut para ilmuwan, Xanax dan Valium yang merupakan obat penenang justru penyebab overdosis. Para ilmuwan khawatir bila masyarakat tak menyadari efek obat tersebut akan berakibat fatal.
Dalam sebuah studi baru yang dilaporkan NBC News, para peneliti mengemukakan bahwa pemberian resep untuk benzodiazepin yang digunakan untuk mengobati rasa cemas, gangguan suasana hati, dan insomnia yang digunakan oleh lebih dari 5 persen orang Amerika meningkat sebanyak tiga kali lipat. Menyebabkan overdosis sebanyak empat kali lipat sejak 1996 hingga 2013.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Menurut laporan STAT, pada 2013, sebanyak 31 persen dari 22 ribu kematian akibat overdosis disebabkan oleh benzo.
Peningkatan overdosis yang disebabkan oleh peningkatan resep tersebut membuat pemimpin tim ilmuwan Marcus Bachhuber berpendapat, "Orang membuat diri mereka lebih berisiko dari waktu ke waktu."
Teori dari lonjakan kematian ini adalah dosis benzodiazepine yang diberikan lebih tinggi, yaitu dua kali lipat selama masa studi.
Ada juga kemungkinan yang menyebutkan kecerobohan pasien yang meminum opioid bersamaan dengan alkohol sehingga tingkat kematian semakin besar.
Angka kematian orang berkulit putih tidak meningkat antara 2010 hingga 2013, namun sebaliknya dengan orang kulit hitam dan Hispanik untuk rantang waktu yang sama.
Ilmuwan mengingatkan bahwa kebanyakan resep benzodiazepin diberikan secara berlebih. Mereka juga menyarankan sebaiknya dokter menggunakan obat atau pengobatan alternatif lain, seperti terapi bicara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ROS)
