BNPB rekomenkasikan pakai masker kain tiga lapis oleh masyarakat untuk menghindari virus korona atau covid-19. (Foto: Dok. Medcom.id/Sandra Odilifia)
BNPB rekomenkasikan pakai masker kain tiga lapis oleh masyarakat untuk menghindari virus korona atau covid-19. (Foto: Dok. Medcom.id/Sandra Odilifia)

BNPB Rekomendasikan Penggunaan Masker Kain Saat Berada di Tempat Umum

Rona covid-19 masker kain
Yatin Suleha • 05 April 2020 13:09
Jakarta: Saat ini telah banyak masyarakat yang secara swadaya membuat masker sendiri dari kain sebagai upaya pencegahan covid-19.
 
Selaras dengan hal ini dalam siaran keterangan BNPB, Prof. Wiku Adisasmito selaku Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menerangkan bahwa penggunaan masker dari bahan kain tiga lapis juga dengan melakukan cuci tangan dengan bersih sehabis melakukan berbagai hal perlu dilakukan.
 
"Kita perlu tahu siapa musuh kita, untuk melindungi diri kita. Mengenali musuh dan cara penularannya masuk ke dalam tiga pintu utama, yaitu mata hidung dan mulut yang dibawa oleh jari kita. Kurang lebih 90 persen kasus yang ada penyebarannya melalui ini. Maka dari itu, penggunaan masker tiga lapis serta cuci tangan sangat penting," papar Prof. Wiku.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tim pakar menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis masker yaitu masker kain bagi masyarakat serta bagi tenaga kesehatan yang kontak dengan pasien harus menggunakan APD masker bedah atau masker N95.
 
"Masker kain bisa digunakan untuk masyakarat," terang Prof. Wiku lagi.
 
Sedangkan masker bedah digunakan oleh tenaga medis atau masyarakat yang sedang sakit di dalamnya ada bagian yang streil. "Dan cara memegangnya adalah dengan tali di samping," tukas Prof. Wiku.
 
"Ketiga adalah masker N95 khusus untuk tenaga medis yang menangani pasien dengan infectious tinggi. Hanya digunakan oleh tenaga medis di fasilitas kesehatan."
 
BNPB Rekomendasikan Penggunaan Masker Kain Saat Berada di Tempat Umum
(Prof. Wiku Adisasmito selaku Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menerangkan bahwa penggunaan masker dari bahan kain tiga lapis bisa dipakai masyarakat untuk menangkal virus korona atau covid-19. Foto: Dok. YouTube BNPB)

Masker kain lapis tiga

Masker kain lapis tiga dinilai Prof. Wiku akan meningkatkan efektifitas masker dalam menangkal virus.
 
Cara pembuatan masker kata Prof. Wiku dapat disesuaikan dengan wajah. "Pastikan tangan yang digunakan bersih dan harus menutupi hidung hingga dagu serta tidak longgar."
 
Masker tersebut bisa Anda buat sendiri dengan jahitan tangan atau dengan mesin.

Pembersihan masker kain

Masker kain sebaiknya diganti dan dicuci dengan sabun secara rutin. "Harus diganti apabila sudah basah, dan dicuci secara rutin, jadi kita bisa memiliki beberapa masker kain," pesan Prof. Wiku.

Masker kain dapat menangkal virus

Sesuai hasil penelitian masker kain kata Prof. Wiku dapat menangkal virus sebesar 70 persen.
 
"Dengan demikian masyarakat diharapkan untuk tetap jaga jarak saat berada di keramaian minimal 1 sampai 2 meter. Dan apabila tidak memiliki kegiatan penting di luar sebaiknya tetap tinggal di rumah," jelas Prof. Wiku.

Selaras dengan CDC

Pada Jumat, 3 April 2020 lalu, CDC juga mengeluarkan rekomendasi mengenai penggunaan masker kain dalam pandemi covid-19.
 
CDC meneruskan studinya mengenai efek dan peredaran covid-19 di seluruh Amerika. Diketahui dalam studi ada porsi signifikan asymptomatic (pembawa tanpa gejala) bahkan yang baru mengembangkan simtom bisa menularkan virus tersebut.
 
Artinya virus ini dapat menyebar dalam jarak yang dekat jika seseorang bicara, batuk atau bersin-bahkan bagi mereka yang belum terlihat gejala covid-19.
 
Melihat bukti ini, CDC merekomendasikan menggunakan masker kain untuk menutup (hidung sampai dagu bawah) sekaligus melaksakan social atau physical distancing. Ini juga menjadi salah satu jawaban dari kesulitan masyarakat dalam menemukan masker yang sebelumnya ada.
 
CDC merekomendasikan menjaga jarak 6 kaki atau setara dengan 1,8 meter dari satu orang ke orang lainnya dalam melakukan social atau physical distancing.
 
Prof. Wiku mengatakan semoga hal-hal ini dapat menjadi panduan dan diterapakan di masyarakat dalam mencegah covid-19.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif