Penyebab Berat Badan Berubah Sepanjang Hari (Foto: istock)
Penyebab Berat Badan Berubah Sepanjang Hari (Foto: istock)

Penyebab Berat Badan Berubah Sepanjang Hari

Rona kesehatan berat badan
Sunnaholomi Halakrispen • 20 April 2019 20:00
Jakarta: Terasa atau tidak, berat badan berubah sepanjang hari. Ada alasan atau penyebab dari terjadinya perubahan tersebut. Salah satunya karena diet atau pola makan yang Anda jalani.
 
Keseimbangan antara energi masuk atau dari makan yang Anda konsumsi dan energi keluar atau kalori yang Anda bakar. Ya, berat badan Anda bisa naik dan turun karena hal tersebut.
 
Jika Anda mengonsumsi lebih dari yang Anda bakar, berat badan Anda akan bertambah, bahkan terkadang bisa bertambah dengan segera. Untuk menurunkannya pun sulit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut beberapa ahli, untuk mengurangi berat badan sebesar setengah kilogram, Anda perlu mengurangi porsi makan dengan kalori yang 500 lebih sedikit dari biasanya, setiap hari selama seminggu.  
 
Perubahan berat badan juga bisa disebabkan oleh cara Anda menimbang diri. Tentukanlah posisi yang tepat, yakni pastikan lantai tempat timbangan Anda berada di permukaan yang keras.
 
Kemudian, bagaimana posisi berdiri Anda dan pakaian yang Anda kenakan harus konsisten di setiap Anda menimbang berat badan. Jika tidak, Anda mungkin melihat angka yang sangat berbeda.
 
Skala yang digunakan dalam timbangan berat badan juga memberikan pengaruh. Ketika Anda menimbang di rumah sakit atau klinik, bisa berbeda dengan hasil timbangan di rumah Anda.
 
Hal tersebut terbilang wajar, karena timbangan yang digital biasanya lebih akurat. Apa pun jenis yang Anda gunakan, pastikan skala timbangan Anda berada pada posisi nol sebelum menaikinya.
 
Begitu pula dengan waktu menimbang. Pada pagi hari biasanya merupakan waktu terbaik untuk mendapatkan pembacaan yang paling akurat. Anda sudah tidur dan Anda mungkin belum banyak makan atau minum.
 
Penyebab lainnya, olahraga. Beberapa atlet dapat menurunkan 6 hingga 10 persen dari berat badan mereka setelah latihan tunggal yang kebanyakan berkeringat. Perubahan pada diri Anda mungkin tidak drastis.
 
Penyakit juga dapat membawa perubahan berat badan yang tidak terduga. Kanker, diabetes, gagal jantung, dan bahkan pilek biasa dapat memiliki efek riak. Jika Anda kehilangan nafsu makan atau menahan air, hal itu bisa menjadi patokan berat badan.
 
Kemudian, minum air yang terlalu banyak karena satu liter air bisa menambah berat sekitar satu kilogram. Jika Anda hanya minum air tanpa berolahraga, berat akan bertambah. Namun apabila tidak mengonsumsi air mineral dalam porsi normal, dapat menyebabkan sakit kepala, kulit kering, hingga bermasalah pada ginjal.
 
Banyaknya kopi dan garam yang Anda konsumsi juga berpengaruh pada perubahan berat badan. Studi menunjukkan bahwa kafein dapat membantu memadamkan selera makan Anda atau membakar beberapa kalori.
 
Tetapi berhati-hatilah, karena minuman berkalori tinggi dan berlemak tinggi dapat mendorong timbangan ke arah lain juga atau berat bertambah. Jadi, sesuaikan kopi, gula, krimer, dan porsi makan Anda.
 
Penyebab yang terakhir ada pada kebiasaan tidur. Studi menunjukkan bahwa seberapa banyak atau seberapa sedikit durasi tidur Anda dapat mengubah berat badan.
 
Misalnya, setelah malam tanpa tidur, Anda mungkin merasa lebih lapar dari biasanya. Itu bisa menyebabkan Anda makan lebih banyak dan selanjutnya dapat menyebabkan skala timbangan yang membuat syok di kemudian hari.
 
 
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif