Ilustrasi-Freepik
Ilustrasi-Freepik

Family Planning 2020, Cara BKKBN Mengatasi Hambatan Akses Kontrasepsi

Rona bkkbn keluarga berencana
Raka Lestari • 28 September 2020 07:23
Jakarta: Data United Nation Population Fund (UNFPA) pada Agustus 2020 mencatat, bahwa 47 juta perempuan di seluruh dunia terancam tidak mendapatkan akses terhadap alat kontrasepsi.  Dan, diperkirakan terjadinya lonjakan sebanyak 7 juta kehamilan yang tidak direncanakan akibat pandemi Covid-19 di seluruh dunia.
 
Untuk mengatasi hal ini, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan beberapa langkah strategis secara cepat dan menyeluruh. Semua itu dilakukan demi mengatasi hambatan akses dan informasi terkait kontrasepsi di masa pandemi covid-19.
 
Dr. (HC)  dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), selaku Kepala BKKBN mengatakan, untuk mengatasi hambatan akses kontrasepsi yang terjadi selama pandemi, pihaknya melakukan beberapa langkah strategis dan cepat. Seperti layanan kontrasepsi bagi satu juta akseptor dari rumah ke rumah di seluruh Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain itu membuat sistem informasi secara masif dengan menggunakan multi-level networking mencakup 34 provinsi, 514 kabupaten, 23.400 penyuluh lapangan dan 1,2  juta kader, dan  menggunakan teknologi digital seperti KlikKB dalam pemberikan konseling kontrasepsi," ujar Sr. Hasto dalam acara Virtual Press Conference Hari Kontrasepsi Sedunia 2020 akhir pekan lalu.
 
Sementara itu, terkait tentang situasi Keluarga Berencana, saat ini di Indonesia, selama masa  pandemi Covid-19 terjadi penurunan akses terhadap layanan fasilitas kesehatan.
 
"Hal yang harus kita cermati terkait kondisi ini yaitu dampak terdekatnya, terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan yang presentasinya hampir mencapai 17,5 persen,” ujar Dr. Hasto.
 
Untuk itu BKKBN berkomitmen mencapai tujuan Family Planning 2020 (FP 2020) dalam menjamin akses ketersediaan kontrasepsi yang berkualitas. Kemudian tak lupa untuk terus memberikan informasi dan edukasi terkait kesehatan reproduksi dan kontrasepsi kepada   masyarakat. Untuk  mencapai  tujuan tersebut, BKKBN memandang penting kemitraan dengan berbagai pihak.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif