Beberapa ilmuwan percaya hypnic jerk merupakan peralihan tubuh dari kewaspadaan ke tidur. (Foto: Pexels.com)
Beberapa ilmuwan percaya hypnic jerk merupakan peralihan tubuh dari kewaspadaan ke tidur. (Foto: Pexels.com)

Penyebab Tersentak Bangun Saat Tidur

Rona
Anda Nurlaila • 24 Mei 2019 07:39
Sebagian orang merasakan sensasi tersentak yang ringan saat tertidur. Ini disebut dengan Hypnic jerk atau myoclonus adalah kondisi transisi antara terjaga dan tidur.
 

Jakarta: Sensasi terjatuh yang membuat Anda tersentak bangun dari tidur, atau hypnic jerk dialami lebih dari setengah orang. Sebuah studi menyebut, 60-70 persen orang pernah mengalami fenomena ini.
 
Hypnic jerk atau myoclonus adalah kondisi transisi antara terjaga dan tidur. Kondisi ini terjadi akibat kedutan atau kejang otot yang terjadi spontan atau dipicu suara, cahaya atau rangsangan eksternal lainnya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa orang melaporkan hypnic jerk disertai halusinasi, mimpi, sensasi jatuh, atau cahaya terang atau suara keras di kepala. Sebagian orang merasakan sensasi tersentak yang ringan dan hampir tidak terasa. 
 
Sementara lainnya merasakan sentakan yang membangunkan tiba-tiba. Hypnic jerk dapat terjadi pada pria maupun wanita di segala usia. Pada kasus yang berat dapat menyebabkan sulit bicara, berjalan dan makan.
 
Beberapa ilmuwan percaya hypnic jerk merupakan peralihan tubuh dari kewaspadaan ke tidur dan terjadi ketika saraf "salah sasaran" selama proses tersebut.
 
Faktor-faktor tertentu, seperti stres, kegelisahan, kelelahan, kafein dan kurang tidur, meningkatkan frekuensi atau keparahan.
 
"Aktivitas fisik atau olahraga intens di malam hari juga dapat berkontribusi pada peningkatan hypnic jerk," kata psikolog di Pusat Gangguan Tidur Klinik Cleveland Ohio Michelle Drerup seperti dimuat dalam Livescience.
 
Penyebab Tersentak Bangun Saat Tidur
(Sebagian orang merasakan sensasi tersentak yang ringan saat tertidur. Ini disebut dengan Hypnic jerk atau  myoclonus. Foto: Pexels.com)

Beberapa gejala saat mengalami hypnic jerk antara lain: 

- Sensasi terjatuh
- Detak jantung cepat
- Pernapasan cepat
- Berkeringat
- Bermimpi jatuh

Penyebab

Pada kebanyakan kasus, tidak jelas apa penyebabnya. Tetapi ada beberapa alasan mengapa hal ini terjadi, antara lain: 
 
Latihan: berolahraga merangsang tubuh, sehingga olahraga di malam hari menyulitkan tubuh untuk rileks. Stimulasi berlebih ini dapat menyebabkan hypnic jerk.
 
Stimulan: stimulan tubuh dan otak, seperti kafein, nikotin, atau beberapa obat, membuat Anda sulit tidur atau justru membuat sulit tidur sepanjang malam. 
 
Stres dan kecemasan: gaya hidup stres tinggi atau kecemasan menjadikan Anda sulit bersantai di waktu tidur. Otak yang waspada menjadikan seseorang lebih mungkin terbangun akibat kejang pada otot. 
 
Kebiasaan tidur buruk: pola tidur yang tidak teratur, kurang tidur, atau gangguan tidur dapat menyebabkan sentakan hipnik.
 
Kendati hypnic jerk adalah sesuatu yang normal, kata Drerup, namun bila secara signifikan mengganggu tidur, sebaiknya bicarakan dengan pakar.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif