NEWSTICKER
Ilustrasi-(Foto: gettyimages)
Ilustrasi-(Foto: gettyimages)

Benarkah Pemanis Buatan dapat Mengatasi Obesitas?

Rona obesitas
Torie Natalova • 04 Oktober 2019 14:03
Jakarta: Pemanis buatan bebas kalori umumnya menjadi alternatif pemanis untuk mereka yang mengalami obesitas ataupun diabetes. Namun, benarkan pemanis buatan ini dapat melawan obesitas secara keseluruhan?
 
Pemanis buatan telah terbukti aman dan cocok untuk dikonsumsi. Para ilmuwan telah membuktikan manfaat pemanis buatan mengenai pencegahan, perawatan, dan mengontrol kelebihan berat badan. Pemanis buatan aman untuk dikonsumsi selama tidak berlebihan.
 
Tetapi, ada beberapa alasan mengapa pemanis buatan tidak efektif membantu mengatasi obesitas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Mekanisme kerja pemanis pada pelepasan insulin
 
Insulin adalah hormon yang dilepaskan pankreas. Ini menghilangkan kelebihan glukosa dari darah dan untuk melepaskan insulin ini dengan mengangkut glukosa ke 'toko' glikogen dan lemak tubuh. Pemanis secara langsung tidak dapat merangsang produksi insulin. 
 
Namun, mereka dapat melakukannya secara tidak langsung. Efek tidak langsung ini disebabkan oleh kemampuan mereka untuk mempercepat pengosongan lambung dan meningkatkan penyerapan usus.
 
Namun, menambahkannya ke makanan yang mengandung kalori dapat menyebabkan kelebihan jumlah glukosa dalam darah, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan risiko diabetes.
 
2. Pemanis buatan dan keseimbangan energi
 
Konsep keseimbangan energi mengacu pada hubungan antara kalori yang Anda konsumsi dan pengeluaran. Pemanis buatan tidak mengandung kalori namun mereka masih membuat orang cenderung memiliki keseimbangan energi positif yaitu Anda mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dikeluarkan dan sebaliknya.
 
3. Meningkatkan nafsu makan dan mengurangi rasa kenyang
 
Paparan berulang terhadap pemanis buatan meningkatkan ketergantungan. Rasa manisnya tidak dapat dicapai oleh makanan alami. Ini umumnya mengandung kalori kosong yang tak terhitung jumlahnya. Orang pun cenderung lebih banyak mengonsumsinya dengan harapan tidak membuat gemuk.
 
4. Efek pemanis buatan pada mikrobiota usus
 
Mikrobiota usus mengacu pada bakteri yang hidup di saluran pencernaan. Diet dapat mengubah bakteri hidup dalam usus seseorang, termasuk pemanis buatan.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif