banner
Gejala Kanker Usus Besar yang Harus Diwaspadai
Kram perut yang menyakitkan bisa menjadi pertanda kanker usus besar (Foto:Medicalnewstoday)
Jakarta: Pencegahan merupakan jurus utama menghindari penyakit kanker. Bagi wanita, penting untuk memeriksa sendiri payudara untuk mencegah kanker payudara.

Dan, sekarang saatnya untuk mulai memperhatikan lebih dekat kotoran Anda. Menurut sebuah penelitian di Journal of National Cancer Institute, telah terjadi peningkatan signifikan jumlah penderita kanker kolon dan rektum di kalangan orang berusia muda.

Peneliti menemukan bahwa orang yang lahir pada tahun 1990 memiliki dua kali lipat risiko kanker usus besar dan kanker rektum dibandingkan mereka yang lahir pada 1950.


Mengapa demikian? Sejauh ini peneliti masih belum yakin apakah hal itu berkaitan dengan stres, diet, atau perilaku lainnya. Temuan ini sangat mengkhawatirkan bagi wanita karena kanker usus besar saat ini merupakan penyebab utama kematian akibat kanker ketiga pada wanita, setelah kanker payudara dan paru-paru.

Kabar baiknya, kanker usus besar ini merupakan bentuk kanker yang paling mudah dicegah jika Anda mengenali gejalanya. Apa saja?

1. Darah pada kotoran

Setetes darah merah terang di kotoran Anda mungkin merupakan wasir kecil atau retakan yang tidak berbahaya. Tetapi, jika jumlah darahnya banyak, atau Anda melihat darah berwarna merah marun atau hitam, segera periksakan diri ke dokter. Sebab, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa ada pendarahan lebih lanjut di usus besar.

2. Sembelit berkepanjangan

Setiap orang mengalami sembelit sesekali, tapi masalah kotoran yang berkepanjangan dapat mengindikasikan penyumbatan di usus
besar. Itu karena di awal saluran usus besar, kotoran Anda lembut dan bisa berubah mengeras saat perjalanan di dalam usus. Jika terdapat tumor di ujung rektum, kotoran yang keras ini akan sulit keluar. Demikian juga halnya dengan diare yang berlangsung lebih dari beberapa hari, patut diwaspadai.

3. Kram perut yang menyakitkan

Gas yang terasa di perut bisa membuat perut kembung, atau sakit di perut bagian bawah. Tetapi, kadang rasa sakit tersebut bisa menjadi gejala yang lebih serius. Jika sakitnya tidak biasa, atau Anda merasa perlu buang air kecil tapi tidak bisa keluar, Anda harus berobat ke dokter.

4. Bentuk kotoran seperti pensil

Jika ada sesuatu yang menghalangi usus besar Anda, tinja akan dipaksa masuk ke bentuk yang tipis seperti pita untuk dapat melewatinya. Jika kotoran Anda memiliki bentuk yang aneh atau kecil seperti pensil, coba konsultasikan ke dokter. Kondisi demikian bisa menjadi pertanda masalah kesehatan yang lebih serius.



(ROS)