Jakarta: Selai roti adalah pilihan sarapan yang populer untuk anak-anak. Apalagi selai roti dianggap mudah disiapkan sebelum anak berangkat sekolah.
Alhasil, ketimbang menawarkan sayur-sayuran untuk sarapan, membuat roti dengan selai jadi pilihan. Anak-anak pun lebih senang memakannya karena rasanya yang barangkali lebih enak ketimbang makanan sehat lainnya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Tapi apakah selai benar-benar sehat seperti yang ditampilkan di iklan? Ternyata tidak. Melansir Times of India, satu sendok makan selai roti setara dengan dua sendok teh gula.
Ya, itu benar jika beberapa selai roti mengandung sari buah asli. Namun yang mesti diingat, dalam proses pembuatannya, buah-buahan dalam selai direbus dan dicampur dengan jumlah gula yang sama.
Dalam proses perebusan, kadar air berkurang dan menghancurkan beberapa nutrisi dalam buah-buahan. Nutrisi amat rentan terhadap panas seperti Vitamin C, hancur total dalam pembuatan selai.Baca juga: Rekomendasi Makanan Terbaik di Peru
Akibatnya, anak yang memiliki kebiasaan makan selai secara teratur lebih berisiko menjadi obesitas dan mengembangkan penyakit jantung ketika mereka tumbuh dewasa.
Ini bisa terjadi karena mengonsumsi selai menyebabkan asupan kalori tinggi. Namun, jumlah nutrisi yang terabaikan akibat proses pembuatan selai.
Barangkali, ada baiknya Anda mengganti selai roti dengan buah segar untuk sarapan sang buah hati. Mengingat jumlah gula yang dikandung selai roti bukan sesuatu yang baik dikonsumsi secara teratur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIR)
