Hand sanitizer bisa digunakan. Setelah 5-6 kali, tetap harus melakukan cuci tangan pakai sabun di air mengalir. (Foto: Pexels.com)
Hand sanitizer bisa digunakan. Setelah 5-6 kali, tetap harus melakukan cuci tangan pakai sabun di air mengalir. (Foto: Pexels.com)

Penggunaan Antiseptik dalam Pencegahan Covid-19

Rona Virus Korona cuci tangan virus corona covid-19
Raka Lestari • 30 Maret 2020 11:44
Jakarta: Penggunaan antiseptik sangat penting untuk pencegahan covid-19 yang semakin hari semakin bertambah kasusnya di Indonesia. Antiseptik bisa ditemukan pada sabun-sabun yang banyak dijual di pasaran, akan tetapi penggunaannya sebisa mungkin tidak berlebihan. 
 
“Antiseptik ini adalah sebuah senyawa kimia yang berfungsi menghambat atau memperlambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan tubuh, salah satunya adalah kulit,” ujar Prof Wiku Adisasmito, Ketua Tim Pakar Gugas Penanganan Covid-19, dalam Konferensi Pers di Kantor Graha BNPB, Jakarta, Senin 30 Maret 2020. 
 
Ia juga menambahkan bahwa antiseptik dapat digunakan untuk mencuci tangan, membersihkan permukaan kulit yang terluka, dan mengobati infeksi di rongga mulut. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Antiseptik memiliki dua bentuk, bisa berbentuk sabun batang ataupun cair dan bentuk cairan hand sanitizer yang bisa diperoleh di pasaran,” ujar Prof Wiku. 
 
“Badan POM sudah mengeluarkan edaran tentang cara pembuatan hand sanitizer sesuai anjuran WHO. Bahan-bahannya adalah ethanol 96 persen, gliserol 98 persen, hydrogen peroksida 3 persen, dan air steril atau aquades,” jelas Prof Wiku. 
 
Penggunaan hand sanitizer tidak berlebihan
Prof Wiku juga menjelaskan bahwa dalam rangka pencegahan covid-19, penggunaan cairan antiseptik dalam bentuk hand sanitizer dapat digunakan namun dalam penggunaan yang tidak berlebihan agar tidak menyebabkan iritasi kulit. 
 
“Harus berhati-hati karena mengandung bahan yang mudah terbakar, utamanya bagi yang perokok atau yang sedang bekerja di dapur. Sekali lagi, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah yang paling ampuh untuk membunuh virus. Apabila tidak ada opsi, gunakan hand sanitizer dengan bijak dan aman,” ujar Prof Wiku.  
 
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, juga menegaskan mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir.
 
“Secara umum memang sudah terbukti bahwa cuci tangan pakai sabun rutin bisa mencegah terjadinya infeksi saluran pernapasan akut dan infeksi saluran cerna," katanya.
 
"Memang jika tidak memungkinkan untuk cuci tangan pakai sabun kita dapat menggunakan hand sanitizer. Tetapi perlu diketahui bahwa setelah menggunakan hand sanitizer 5-6 kali kita tetap harus melakukan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” tutup Prof Ari. 
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif