"Banyaknya penyalahgunaan zat-zat berbahaya membuat banyak jajanan di pinggir jalan tidak sehat," ujar Direktur Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya BPOM, Mustofa, di gedung Usmar Ismail, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/15).
Patut disadari jajanan pangan di sekitar kita banyak yang tidak aman akibat pencemaran mikroba, cemaran bahan-bahan kimia, penyalahgunaan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Masalah pangan yang terjadi ini adalah akibat buruknya kondisi kebersihan dan sanitasi, juga lingkungan yang mulai tercemar.
Mengingat bahaya yang mengintai di balik jajanan tepi jalan, penting bagi guru maupun orang tua membekali anak-anak dengan pengetahuan tentang makanan berbahaya yang mengintai kesehatan.
Cara pencegahan yang paling utama tentunya adalah lewat edukasi. Selain membimbing anak, guru dan orang tua harus menjadi role model memberi contoh yang baik.
"Jangan sampai menyuruh anak makan sayur, tapi guru atau orang tuanya enggak suka sayur," ucap Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia Rini Sekartini, di Gedung Usmar Ismail, Jakarta Selatan pada Kamis (17/9/15).
Role model yang terdekat bagi anak sekolah adalah orang tua dan guru. Maka dinilai perlu juga untuk memberikan pemberitahuan mengenai isu ini.

Direktur Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya BPOM, Mustofa (Foto:Metrotvnews.com/Putu Radar B)
Jajanan pinggir jalan atau bahkan di sekolahan sering kali disajikan dengan tampilan menarik. Mulai dari warna yang cerah, hingga wangi yang menggoda, namun justru bahan berbahaya yang digunakan untuk mempercantik jajanan.
"Edukasi itu perlu. Mungkin kalau anak sudah SMP atau SMA bisa mengerti, tapi kalau masih SD apalagi di bawah kelas tiga SD kan belinya yang menurut mereka enak dan menarik saja, atau ikut-ikutan teman beli," papar Direktur Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya BPOM, Mustofa.
Aneka jajanan memiliki tampilan menarik, namun mengandung zat-zat berbahaya. Mulai dari zat pengawet hingga zat pewarna tekstil.
"Minuman es, sirup, jelly, dan bakso adalah jajanan favorit di sekolah. Makanan tersebut justru yang sering mengandung bahan-bahan berbahaya," tegas Mustofa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ROS)
