Beberapa hal di bawah ini membuat luka bakar di kulit Anda. Dari lepuh hingga jaringan kulit yang dalam. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Beberapa hal di bawah ini membuat luka bakar di kulit Anda. Dari lepuh hingga jaringan kulit yang dalam. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Ini yang Biasanya Bikin Luka Bakar di Kulit Anda

Rona kesehatan kulit
Kumara Anggita • 02 Agustus 2020 13:00
Jakarta: Luka bakar dalam masa pandemi ini bisa jadi lebih sering muncul mengingat selama masa PSBB dan masa transisi new normal kita jadi semakin banyak berkegiatan di rumah. Menurut data dari Combiphar Tren kegiatan di rumah menunjukkan kenaikan sebesar 10 persen saat masa transisi new normal. 
 
Sementara menurut data Riskesdas 2018, angka kasus luka bakar sendiri menempati urutan kelima jenis cedera tidak sengaja dan secara keseluruhan mengalami kenaikan 0.6 persen menjadi 1.3 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar tiga juta kasus. 
 
Untuk itu, ada baiknya kita lebih hati-hati di rumah dan menghindari hal-hal yang menyebabkan luka bakar. Beberapa hal yang paling umum bikin luka bakar menurut dr. Sandi Perutama Gani, Medical Expert Combiphar antara lain:

1. Api

Mayoritas luka bakar disebabkan oleh api. Sebuah data menyebutkan bahwa luka bakar yang disebabkan oleh api adalah sebanyak 53 persen.

2. Cairan panas

Scald atau lepuh adalah luka pada kulit yang disebabkan oleh cairan, termasuk uap panas. Semakin tebal atau banyak cairan dan semakin lama kontaknya dengan kulit, dapat menyebabkan lepuh semakin besar.

3. Listrik

Luka bakar yang disebabkan oleh arus listrik biasanya sangat dalam dan dapat menyebabkan kerusakan parah pada kulit dan jaringan di bawahnya.

4. Kimia

Kontak dengan gas atau cairan yang mudah terbakar seperti bensin, alkali atau pengencer cat (thinner) dapat menyebabkan luka bakar bahan kimia.

5. Kontak

Dalam kasus ini, luka bakar biasanya terbatas pada bagian kulit yang menyentuh bagian panas. Contohnya adalah luka bakar dari rokok, setrika atau peralatan memasak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



(TIN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif