Ilustrasi--(Foto: homeremedyhacks)
Ilustrasi--(Foto: homeremedyhacks)

Kebiasaan Sehat untuk Penderita Rematik

Rona
Sunnaholomi Halakrispen • 06 Juli 2019 17:15
Penderita rematik harus dapat memulai gaya hidup sehat. Diantaranya yaitu beristirahat cukup dan berhenti merokok. 
 

Jakarta:
Persendian yang mengalami peradangan atau pembengkakan bisa semakin berisiko jika tidak diimbangi gaya hidup yang tepat. Kebiasaan sehat bagi para penderita rematik harus diperhatikan. Di antaranya seperti di bawah ini.
 
1. Makan dengan baik

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Makan dengan baik bukan berarti Anda hanya mengonsumsi makanan yang sehat sesuai kebutuhan tubuh Anda. Tetapi juga pola makanan yang teratur di setiap harinya. 
 
2. Tetap aktif
 
Bukan berarti menjaga pergerakan dapat memperbaiki kondisi rematik Anda. Justru, olahraga membantu persendian Anda bergerak dengan baik dan memperkuat otot-otot di sekitarnya.
 
Jika Anda perlu sekaligus menurunkan berat badan, olahraga juga keputusan yang tepat. Saat Anda menurunkan berat badan, akan mengurangi juga tekanan pada sendi Anda. Bisa dengan berlatih aerobik atau untuk cardio, latihan kekuatan, dan fleksibilitas. 
 
3. Istirahat yang cukup
 
Meskipun Anda harus aktif bergerak, luangkan juga waktu untuk istirahat. Rematik bisa membuat Anda merasa sangat lelah. Maka dari itu, jangan mencoba melakukan pergerakan lebih dari yang bisa Anda tangani.
 
Beristirahatlah saat Anda membutuhkannya. Tidurlah setidaknya delapan jam di malam hari, ditambah tidur siang di siang hari jika Anda merasa lelah.
 
4. Cobalah terapi fisik
 
Melakukan beberapa sesi terapi fisik dapat membuat perbedaan pada tubuh Anda. Seorang ahli terapi fisik bisa mengajarkan Anda latihan yang aman untuk membuat Anda lebih kuat, sehingga Anda bisa bergerak lebih baik. Jika Anda memiliki masalah dalam menjalankan tugas-tugas sederhana, tanyakan pada terapis Anda tentang alat dan perangkat yang dapat membantu.
 
5. Berhenti merokok
 
Apabila Anda merokok atau mengonsumsi minuman alkohol bisa memperburuk gejala rematik Anda. Bahkan, membuat perawatan Anda kurang efektif. Maka sebaiknya, hentikan kebiasaan itu. 
 
Sementara itu, minum minuman beralkohol sesekali mungkin baik untuk beberapa orang. Tapi, tanyakan kepada dokter Anda untuk memastikan apakah sedikit alkohol yang dikonsumsi dapat menghambat kondisi Anda. Sebab, alkohol memengaruhi obat rematik dan merusak hati.
 
6. Cobalah menghangatkan dan menyejukkan tubuh
 
Cobalah perubahan suhu untuk meredakan nyeri pada sendi. Berendamlah di bak mandi air hangat, mandi air hangat, atau pegang termos pemanas untuk mengatasi nyeri otot-otot yang tegang. Kemudian, pakailah kompres dingin untuk mendinginkan sendi yang telah terasa panas.
 
7. Berikan waktu obat untuk bekerja
 
Menjalankan perawatan bagi pasien rematik dapat meredakan rasa sakit, kekakuan, dan kelelahan, tetapi tidak dalam semalam. Mungkin butuh beberapa minggu atau bulan untuk mendapatkan kondisi yang lebih baik.
 
Ketika Anda mulai mengonsumsi obat baru, tanyakan kepada dokter Anda kapan Anda harus mulai melihat perbedaan dan perubahan yang diharapkan dari reaksi obat tersebut. Jika waktunya berlalu tetapi Anda tidak merasa lebih baik, segera beri tahu dokter Anda. Hal ini agar dia memastikan obat yang tepat untuk memperbaiki kondisi Anda.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif