NEWSTICKER
Apakah penderita asma lebih berisiko terkena virus korona covid-19? Berikut penjelasan dari beberapa ahli. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Apakah penderita asma lebih berisiko terkena virus korona covid-19? Berikut penjelasan dari beberapa ahli. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Apakah Penderita Asma Berisiko Tinggi Terkena Covid-19?

Rona Virus Korona asma virus corona covid-19
Raka Lestari • 17 Maret 2020 13:18
Jakarta: Asma merupakan suatu kondisi pada paru-paru yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas dan sesak napas. Flu musiman dan cuaca dingin biasanya dapat memperburuk kondisi seseorang yang sedang mengalami gejala asma.
 
World Health Organization (WHO) juga menegaskan bahwa asma, bersamaan dengan diabetes dan penyakit jantung merupakan kondisi yang membuat seseorang lebih rentan terkena penyakit karena virus. 
 
Asthma and Allergy Foundation of America juga mencantumkan asma sebagai kondisi medis kronis yang membuat seseorang berisiko dan mencatat bahwa penderita asma harus mengambil tindakan pencegahan ketika segala jenis penyakit pernapasan menyebar di komunitas mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akan tetapi, para ahli menyebutkan bahwa hanya ada sedikit bukti yang menyebutkan bahwa asma meningkatkan risiko seseorang untuk terkena covid-19 atau mengalami penyakit yang lebih parah. 
 
"Data yang kami miliki sejauh ini dari China dan Korea Selatan tidak mengidentifikasi orang dengan asma berisiko terkena virus atau memiliki penyakit yang lebih parah dengan virus," ujar Sebastian Johnston, seorang profesor kedokteran pernapasan & alergi di  U.K. National Heart and Lung Institute.
 
David Jackson, seorang konsultan pernapasan dokter dan pemimpin klinis untuk perawatan asma di Guy’s Hospital in London menambahkan, “Asma saat ini tampaknya tidak menjadi faktor risiko yang signifikan untuk infeksi yang lebih parah. Coronavirus baru tampaknya tidak dapat memengaruhi penderita asma dengan cara yang sama seperti virus lain pada umumnya.”
 
Akan tetapi, Johnston mengatakan bahwa orang dengan asma harus mengikuti semua tindakan pencegahan yang disarankan seperti menjauhkan diri dari keramaian, menghindari kontak dengan orang yang memiliki gejala pernapasan, dan rajin mencuci tangan. 
 
Ia juga menambahkan bahwa semua penderita asma, bahkan mereka dengan gejala ringan, harus selalu membawa inhaler sebagai tindakan pencegahan. Para penderita asma juga disarankan untuk selalu membawa Ventolin (obat yang digunakan untuk mengobati asma) untuk menjaga diri ketika serangan asma terjadi.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif