Hal itu membuat persalinan yang sulit sehingga memengaruhi bayi mereka sepanjang hidup.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), 45 persen wanita memulai kehamilan mereka dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Terlebih lagi, sebuah studi dalam jurnal Obstetrics & Gynecology menemukan bahwa lebih dari 47 persen wanita mengalami peningkatan berat badan terlalu banyak selama kehamilan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Meskipun memiliki berat badan sehat sebelum hamil adalah ideal, para ahli mengatakan bahwa seorang obesitas juga bisa mencoba beberapa strategi sederhana untuk bisa memiliki kehamilan dan bayi yang sehat.
Berikut adalah beberapa caranya, seperti dilansir Foxnews.
1. Bicara pada dokter
Menurut seorang ahli gizi dan diet, Torey Armul, vitamin D dan folat adalah dua nutrisi yang penting untuk kehamilan yang sehat. Wanita hamil yang mengalami obesitas dapat meningkatkan risiko kekurangan vitamin D dan butuh lebih banyak folat selama kehamilan.
Meskipun saat ini Recommended Dietary Allowance (RDA) di Amerika Serikat belum memberi pernyataan seputar hal tersebut, ada baiknya Anda mengunjungi dokter untuk memastikan dan diberikan suplemen bila diperlukan.
2. Jangan diet
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan wanita yang kelebihan berat badan (BMI antara 25 dan 29,9) mengalami kenaikan berat badan antara 6 sampai 11 kg dan mereka yang obesitas (BMI 30 atau lebih) keuntungan antara 4 sampai 9 kg.
Menurut Dr Nicole Avena, seorang neuroscientist penelitian dan penulis "What to Eat When You’re Pregnant", sekarang bukan saatnya untuk mulai diet. Jadi, bukannya terobsesi pada skala, fokus pada apa yang dapat Anda lakukan sekarang untuk memiliki kehamilan yang sehat.
3. Mengunjungi ahli gizi
Meskipun dokter dapat memberikan rekomendasi umum untuk diet dan olahraga, bertanya pada ahli gizi ahli diet terdaftar (RDN) yang mengkhususkan diri dalam gizi prenatal dapat memberikan rekomendasi khusus yang membantu mengontrol berat badan, mendukung kehamilan, dan mempertahankan berat badan yang sehat setelah melahirkan.
4. Makan kalori ekstra
Pada trimester pertama, bayi tidak membutuhkan kalori ekstra untuk tumbuh. Untuk selanjutnya, Anda harus menambah antara 250 dan 450 kalori ekstra sehari jika Anda kelebihan berat badan dan antara 200 dan 370 kalori jika Anda obesitas.
Jika berat badan bertambah selama trimester pertama, berarti Anda harus mengurangi kalori ekstra.
5. Membuat pilihan sehat
Meskipun membutuhkan kalori ekstra selama kehamilan, pastikan Anda mendapatkannya di makanan sehat. Contohnya seperi sayuran, buah, protein tanpa lemak, lemak sehat, dan biji-bijian. Makanan tersbut juga dapat membantu mengontrol nafsu makan, ngidam sehat, dan membuat Anda terhindar dari junk food.
6. Melacak makanan
Gunakan aplikasi yang bisa mengetahui jumlah asupan yang masuk ke dalam tubuh supaya Anda mengetahui barapa banyak yang sudah dimakan. Namun, Anda juga harus mendengarkan tubuh seperti fluktuasi hormon, ngidam, dan kelelahan yang dapat memengaruhi nafsu makan. Karena itu, jangan pernah biarkan diri terlalu lapar atau cobalah membatasi diri.
7. Sesekali menikmati makanan
Hanya karena Anda kelebihan berat badan tidak berarti Anda tidak bisa menikmati makanan penutup sesekali. Tapi pastikan jangan berlebihan.
Jangan biarkan kehamilan sebagai alasan untuk makan junk food karena setelah 10 bulan, mereka akan mengalami kenaikan badan.
8. Minum
Meskipun makan tidak selalu untuk berdua, ibu dan anak, namun minum jelas untuk berdua. Meskipun air lebih baik, namun soda diet, air perasa dan soda juga tak masalah. Namun waspadai kopi yang biasa menaikkan berat badan.
9. Banyak gerak
Meskipun kelelahan atau mual, olahraga dapat membantu agar berat badan tetap seimbang, membuat persalinan lebih mudah dan mencegah komplikasi.
Ketika memutuskan rencana olahraga, mempertimbangkan apa tingkat aktivitas Anda sebelum kehamilan terutama karena kita tahu bahwa orang-orang yang kelebihan berat badan bisa fit.
Jika Anda belum berolahraga selama berbulan-bulan atau lebih, temui dokter terlebih dahulu. Mulailah dari hal yang ringan seperti berjalan 5 sampai 10 menit atau mengambil kelas yoga prenatal.
10. Memiliki rencana setelah melahirkan
Setelah bayi lahir, Anda hanya memiliki waktu sedikit. Namun, sempatkan merencanakan resep dan makanan yang akan dimakan. Isi persediaan kulkas dengan makanan sehat, pesan makanan yang sehat, atau minta kerabat membawakan makanan sehat. Anda juga dianjurkan untuk berolahraga, seperti mengajak bayi berjalan-jalan atau ikut gym. Meskipun menantang, namun Anda dan bayi Anda berhak untuk menjalani gaya hidup sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ELG)
