Pengampunan adalah alat yang ampuh untuk meredakan emosi. (Foto: Pexels.com)
Pengampunan adalah alat yang ampuh untuk meredakan emosi. (Foto: Pexels.com)

Cara Ampuh Redakan Emosi

Rona psikologi
Dhaifurrakhman Abas • 07 Juni 2019 17:32
Menurut ilmu psikologi, kemarahan adalah emosi yang normal dan menunjukkan bahwa seseorang yang merasakannya berada dalam kondisi sehat. Ingatkan diri Anda bahwa kemarahan tidak akan memperbaiki apa pun dan hanya akan memperburuknya.
 

Jakarta: Emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Dalam Wikipedia disebutkan bahwa emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Bukan hanya saat kesal, emosi juga bisa dikeluarkan saat senang atau merasa takut.
 
Menurut ilmu psikologi, kemarahan adalah emosi yang normal dan menunjukkan bahwa seseorang yang merasakannya berada dalam kondisi sehat. Tetapi bukan berarti Anda bisa melampiaskan emosi tersebut sesukanya saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Amat penting untuk menghadapi amarah Anda dengan cara yang positif. Ini untuk menghindari kemarahan tidak terkendali yang dapat merusak kesehatan dan hubungan sosial Anda. Terutama lagi setelah melewati Lebaran, hati kembali suci ada baiknya Anda menjaga agar emosi tetap terkendali.
 
Lantas, siapkah Anda mengendalikan kemarahan? Meski sulit, tapi mulailah dengan mempertimbangkan enam tips manajemen kemarahan ini.
 
Cara Ampuh Redakan Emosi
(Waktu istirahat tidak hanya diperlukan anak-anak tetapi juga buat orang dewasa. Berikan diri Anda waktu istirahat singkat dalam sehari agar terhindar dari stres. Foto: Pexels.com)

1. Berpikir sebelum berbicara

Anda rentan berkata tidak senonoh ketika hati sedang digerogoti amarah. Alhasil, Anda akan menyesali perbuatan saat amarah mereda.
 
Agar rasa penyesalan ini tak kembali terulang, luangkan beberapa saat untuk mengumpulkan pemikiran Anda sebelum mengatakan sesuatu. Kemudian, biarkan orang lain yang terlibat dalam situasi tersebut melakukan hal yang sama. 

2. Ungkapkan kemarahan ketika merasa tenang

Segera setelah Anda berpikir jernih, ungkapkan frustrasi Anda dengan cara yang tegas tanpa konfrontasional. Anda juga mesti menyatakan hak yang mengganjal tersebuut tanpa harus menyakiti atau mengendalikan orang lain.

3. Berolahraga

Aktivitas fisik dapat membantu mengurangi stres. Cara ini juga ampuh menurunkan rasa marah dalam sekejap. Jika Anda merasa amarah Anda meningkat, lakukan jalan cepat atau lari, atau luangkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik menyenangkan lainnya. 

4. Istirahat

Waktu istirahat tidak hanya diperlukan anak-anak tetapi juga buat orang dewasa. Berikan diri Anda waktu istirahat singkat dalam sehari agar terhindar dari stres.  

5. Identifikasi kemungkinan solusi

Alih-alih berfokus pada apa yang membuat Anda marah, berusahalah untuk menyelesaikan masalah yang ada. Apakah kamar berantakan anak Anda membuat Anda gila? Tutup pintu. Apakah pasangan Anda terlambat makan malam setiap malam?
 
Jadwalkan makan malam hari - atau setuju untuk makan sendiri beberapa kali seminggu. Ingatkan diri Anda bahwa kemarahan tidak akan memperbaiki apa pun dan hanya akan memperburuknya. 

6. Jangan menyimpan dendam

Pengampunan adalah alat yang ampuh untuk meredakan emosi. Jika Anda membiarkan amarah dan perasaan negatif lainnya menetap di pikiran, percayalah, Anda akan merusak segala elemen positif yang merasuk jiwa Anda.
 
Anda juga mungkin akan menemukan diri Anda tertelan oleh kepahitan atau rasa ketidakadilan dunia. Tetapi jika Anda bisa memaafkan seseorang yang membuat Anda marah, Anda mungkin belajar dari situasi ini agar terhindar dari kesalahan yang sama.
 
 
 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif